PATI — Kilasfakta.com, Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen memperluas penerapan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya mewujudkan pembangunan berbasis data. Desa Babalan, Kecamatan Gabus, menjadi titik awal pencanangan program tersebut untuk Tahun 2026.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa data yang akurat dan terpercaya merupakan kunci utama dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, program Desa Cantik memiliki potensi besar untuk diterapkan di seluruh desa di Kabupaten Pati. Dengan dukungan data yang kuat, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pendataan di ratusan desa dan kelurahan selama bulan April. Upaya tersebut dinilai sangat membantu dalam menyediakan basis data yang valid dan terintegrasi.

“Kalau data desa sudah lengkap, maka kita bisa melihat potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah secara jelas. Ini akan sangat membantu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh perangkat desa untuk aktif mendukung proses pendataan dengan memberikan informasi yang benar dan akurat. Hal ini penting agar data yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Melalui program ini, diharapkan setiap desa di Kabupaten Pati mampu menjadi pusat data yang kuat, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Red)