PATI – Kilasfakta.com, Minimnya keberadaan komunitas anak muda di Kabupaten Pati menjadi sorotan DPRD Kabupaten Pati. Anggota Komisi D Kabupaten Pati, Didin Syafruddin, menilai kondisi ini perlu segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Ia menyampaikan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta mengembangkan potensi generasi muda. Melalui komunitas, anak muda dapat menyalurkan kreativitas sekaligus menghindari aktivitas negatif.
“Melalui komunitas, anak muda bisa menyalurkan bakat dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.
Namun, menurutnya, jumlah komunitas yang ada di Pati saat ini masih belum memadai. Hal ini membuat ruang bagi generasi muda untuk berkembang menjadi terbatas.
“Masih minim, sehingga perlu ada inisiatif dari pemerintah daerah,” katanya.
Didin menekankan pentingnya peran Pemkab dalam menginisiasi pembentukan komunitas baru. Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan pembinaan terhadap komunitas yang sudah ada agar dapat berkembang lebih baik.
Ia optimistis bahwa dengan dukungan yang tepat, komunitas anak muda di Pati dapat menjadi motor penggerak kegiatan positif di masyarakat.
“Saya yakin kalau dibina dengan baik, komunitas ini bisa maju,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap adanya program pelatihan, fasilitas, serta dukungan anggaran untuk mendukung keberlanjutan komunitas.
Menurutnya, penguatan komunitas tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah secara keseluruhan.
DPRD Kabupaten Pati pun berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung pemberdayaan generasi muda melalui berbagai wadah positif, termasuk komunitas. (Adv)

