SEMARANG-Kilasfakta.com- Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) dibawah PDM Muhammadiyah Kota Semarang ikut berperan aktif melalui relawannya yang tergabung dalam MDMC penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor menggelar audiensi terkait bancana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Semarang bersama awak media bertempat di Aula Masjid At Taqwa Muhammadiyah RS. Roemani , kamis ( 11/2/2021).
Aksi kemanusiaan yang dilaksanakan ormas Muhammadiyah dalam kepedulian terhadap tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor (bansor) ditindaklanjuti dengan mendirikan posko dan dapur umum dibeberapa titik wilayah di Kota Semarang.
Slamet Widodo S.Pd selaku Korlap LPB Muhammadiyah semarang menjelaskan bahwa kegiatan kebencanaan dalam penanggulangan bansor sudah kami laksanakan sejak minggu 7/2/2021 sampai dengan sekarang.
Dalam hal ini kami mendapat support dari AMM para donatur serta penyangga dana LAZISMU. Info bencana banjir kami terima dari Kec. Ngaliyan, Tugu, Mangkang wetan, semarang utara serta kecamatan gayamsari, di lima titik inilah kami konsentrasikan hingga sekarang,” ucap slamet.
Menurutnya kegiatan kebencanaan dilaksanakan dari informasi yang diterimanya dari cabang, dia rangkum dan sikapi bersama teman teman turun kelapangan dimasing masing wilayahnya.
” Kami telah membagikan selama empat hari sejak minggu 7 februari 2021 sebanyak kurang lebih 15.000 nasi bungkus pada warga yang terdampak bansor.
Terkait dapur umum sudah kami dirikan sejak hari kedua tepatnya minggu 7/2/2021 di PCM Ngaliyan lalu disusul Kec.Genuk, Gayamsari dan Pedurungan, dimana pembentukan dapur umum bertujuan untuk mengantispasi membantu masyarakat sekitar terkait material material yang dibutuhkan oleh warga setempat utamanya kebutuhan makan,” pungkas slamet widodo.
Sementara Wakil Ketua PDM Muhammadiyah Semarang Yusuf Hidayat menambahkan Muhammadiyah dimanapun berada selalu tampil untuk kemanusiaan melalui lembaganya LPB, MDMC, LAZISMU.
” Kami tidak melihat ras suku agama khususnya dalam memberikan bantuan yang sifatnya kemanusiaan untuk keIndonesiaan,” ucapnya.
Menurutnya keberadaan Muhammadiyah dalam memberikan bantuan bukan untuk kelompoknya saja, tapi untuk seluruh bangsa Indonesia.
”Siapapun diIndonesia, lanjutnya ada sesuatu MDMC Muhammadiyah pasti tampil. Muhammadiyah berjuang untuk seluruh bangsa serta NKRI,” pungkas Yusuf. ( Poerbledek’s )

