KLATEN – Kilasfakta.com, Dalam penilaian kinerja aksi konvergensi pencegahan Stunting Provinsi Jateng tah7n 2021, Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya memaparkan lima inovasien pencegahan stunting, kegiatan penilaian itu dilaksanakan Pendopo Setda Klaten.

 

Dihadapan tim penilai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Provinsi Jawa Tengah, secara virtual Yoga menyampaikan bentuk inovasi daerah dalam rangka penurunan stunting.

 

“Inovasi praktik dalam upaya penurunan Stunting, kami punya program unggulan yakni Baby cafe yang dikelola desa, dengan dana APBDes dan sudah berjalanan sejak 2015 hingga sekarang. Tujuan progam ini untuk meningkatkan pemberian gizi kepada anak dan sudah saat ini sudah direplikasikan dibeberapa desa” ungkapnya

 

Ia juga memaparkan program unggulan yang kedua yaitu Aksi bergizi sarapan dan minum tambah darah serta literasi gizi remaja yang berguna meningkatkan pengetahuan remaja tentang gizi dan kesehatan.

 

Program lainnya berupa calon pengantin bersertifikat. Program ini merupakan kerjasama antara dinas kesehatan dengan Kementerian Agama Kabupaten Klaten.

 

Lebih lanjut Yoga menjelaskan inovasi keempat yaitu Layanan Posyandu pada masa pandemi, yakni dengan tetap menjaga kontinuitas pemantauan pertumbuhan balita.

 

“Inovasi yang terakhir sudah dimulai dari tahun 2020 yaitu Diskon Ojol atau Distribusi Alokon Ojek Online yang dinaungi oleh DissosP3AKB dengan meningkatkan ketersediaan Alokon di fasilitas kesehatan pada masa pandemi” pungkasnya. (Purwanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *