Oleh : Luthfatus Tsaniyah Akmayanti, S.Pd (SDN Gembong 05 Kecamatan Gembong Kabupaten Pati)
Pembelajaran adalah kegiatan yang digunakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pemilihan dan penggunaan metode mengajar dapat menghasilkan pembelajaran yang efektif. Pembelajaran IPA di SD bertujuan agar peserta didik mengembangkan pengetahuan pemahaman konsep yang bermanfaat sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan metode dalam pembelajaran IPA harus disesuaikan dengan karakteristik muatan pelajaran IPA yang akan dipelajari. Dalam menyajikan pembelajaran yang menggunakan proses, guru dapat menggunakan metode make a match.
Metode pembelajaran make a match adalah metode belajar yang mengajak peserta didik mencari pasangan dari kartu yang diberikan guru. Pembelajaran menggunakan metode make a match memberikan manfaat bagi peserta didik diantaranya sebagai berikut: (1) mampu menciptakan suasana belajar aktif dan menyenangkan, (2) suasana gembira akan tumbuh dalam proses pembelajaran, (3) materi pembelajaran akan lebih menarik, (4) menciptakan Kerjasama antar peserta didik yang dinamis, (5) muculnya sikap gotong royong pada peserta didik, serta (6) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik agar mencapai taraf ketuntasan belajar.
Dalam pembelajaran IPA dengan materi sistem gerak makhluk hidup, metode make a match dapat digabungkan dengan media kartu gambar sistem gerak. Media kartu gambar adalah media yang hanya dapat dilihat saja, penggunaan media kartu gambar juga dapat membantu peserta didik dalam meninghkatkan pemahaman. Karena dalam proses pembelajaran, media berfungsi sebagai penyalur pesan.
Dari hasil tes formatif tentang sistem gerak makhluk hidup kelas 5 tema 1 diketahui masih terdapat 65% peserta didik SDN Gembong 05 yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan pihak sekolah. Oleh karena itu guru berupaya memperbaiki hasil belajar dengan menggunakan metode belajar make a match berbantuan media kartu gambar. Metode make a match berbantuan media kartu gambar bertujuan melatih peserta didik berpartisipasi aktif dalam pembelajaran serta melatih kerja sama dengan cara mencari pasangan sambal belajar mengenai sistem gerak makhluk hidup dalam suasana yang menyenangkan.
Setelah diterapkannya metode make a match berbatuan media kartu gambar diperoleh ketuntasan belajar yang meningkat. Pada pra siklus hanya ada 35% yang memenuhi KKM, pada siklus I meningkat menajdi 65% peserta didik yang tuntas, dan pada siklus II diperoleh 85% peserta didik tuntas dalam belajar tentang sistem gerak makhluk hidup. Sehingga dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran make a match berbantuan media kartu gambar berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Gembong 05.
Hal ini sesuai dengan pendapat dari Miftahul Huda, bahwa metode pembelajaran make a match dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara kognitif maupun fisik karena pada metode ini terdapat unsur pembelajaran yang menggunakan permainan sehingga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Selain itu, dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari dan dapat meningkatkan motivasi belajar serta kedisiplinan peserta didik dalam menghargai waktu belajar.

