PATI – Kilasfakta.com, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pati meluncurkan inovasi “SINERGI PATI” guna meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah. Peluncuran digelar di Aula Bapperida Pati, Rabu (14/10/2026). SINERGI PATI merupakan akronim dari Strategi Integrasi Penyusunan, Pengendalian, Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah melalui Penyusunan Peta Proses Bisnis dan Sistem Tata Kerja Hubungan Internal Organisasi di Bapperida.
Plt Kepala Bapperida Pati, Ratri Wijayanto, menyebut inovasi ini menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki perencanaan pembangunan sekaligus menjawab persoalan di bidang perencanaan dan penganggaran, yang menjadi area strategis MCSP KPK RI. “Inovasi ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Pati. SINERGI PATI juga menjadi solusi permasalahan di ranah perencanaan dan penganggaran daerah yang menjadi area strategis MCSP KPK RI, sehingga perencanaan pembangunan di Kabupaten Pati semakin berkualitas dan akhirnya dampak dari pembangunan dapat bermanfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Peluncuran dilakukan Asisten Administrasi Sekda Pati, A. Faisal, mewakili Plt Bupati. Ia menjelaskan, inovasi yang digagas Sekretaris Bapperida ini bagian dari Area Perubahan Reformasi Birokrasi bidang Tata Laksana, mencakup sistem dan prosedur kerja yang jelas, efisien, efektif, terukur, serta sesuai prinsip Good Governance.
Sekretaris Bapperida sekaligus project leader, Slamet, yang juga peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator BPSDMD Jawa Tengah, memaparkan latar belakangnya. Menurutnya, SINERGI PATI lahir untuk mengatasi ego sektoral antarbidang dan belum tersusunnya proses bisnis yang efisien di internal Bapperida. “SINERGI PATI merupakan kepanjangan dari Strategi Integrasi Penyusunan, Pengendalian, Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah melalui Penyusunan Peta Proses Bisnis dan Sistem Tata Kerja Hubungan Internal Organisasi di Bapperida Kabupaten Pati adalah gagasan perubahan tata laksana kelembagaan,” jelasnya.
Acara dihadiri 49 organisasi perangkat daerah yang diwakili Kasubbag Program dan Keuangan, serta para perencana Bapperida. Peluncuran dirangkai dengan sosialisasi penyusunan peta proses bisnis instansi. Kepala Bagian Organisasi Setda Pati, Endang Sri Hardiati, menyebut peta proses bisnis menjadi acuan menggambarkan hubungan kerja yang efektif dan efisien antarunit serta meningkatkan kapabilitas kelembagaan, dengan mengacu pada Permen PAN-RB Nomor 19 Tahun 2018 dan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. (RED)

