Foto: Dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, Bumdes Desa Galeh merealisasikan program KETAPANG (Ketahanan Pangan) melalui kegiatan budidaya ikan lele. (Kamis, 8/1/2026)

SRAGEN – Kilasfakta.com – Desa Galeh, Kecamatan Tangen, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dengan merealisasikan program KETAPANG (Ketahanan Pangan) melalui kegiatan budidaya ikan lele. Kegiatan ini didanai melalui Dana Desa 20 % ( DD 20 ℅ ) dan dikelola bersama oleh Badan Usaha Milik Desa ( BumDes ), sebagai bentuk sinergi antara pemerintah desa dan lembaga ekonomi desa. Kamis, 8 / 1 / 2026.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Camat Tangen, PPL, Babinsa, Pengurus Bumdes serta Kepala Desa Galeh, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perangkat desa.

Program budidaya lele ini bertujuan untuk menciptakan ketersediaan pangan berbasis lokal, sekaligus menjadi alternatif sumber protein hewani bagi masyarakat. Jenis ikan lele dipilih karena memiliki keunggulan dalam hal pertumbuhan yang cepat, daya tahan tubuh yang kuat, serta nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Pelaksanaan budidaya dilakukan secara terorganisir, dimulai dari pelatihan teknis kepada kelompok masyarakat, pembangunan kolam budidaya, hingga pengadaan benih dan pakan. BumDes Artha Bersama Desa Galeh, berperan aktif dalam pengelolaan operasional serta pemasaran hasil panen lele, sehingga program ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha dan menambah pendapatan warga.

Kepala Desa Galeh ( Triyono. SH ) menyampaikan, bahwa program ini adalah bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui sektor pertanian dan perikanan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut baik kegiatan ini. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, mereka juga mendapatkan keterampilan baru dalam bidang budidaya ikan lele. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan bisa menjadi model pengembangan desa berbasis potensi lokal,” Imbuhnya.

Camat Tangen ( Supriyadi, S.STP.,M.SI. ) menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini memiliki manfaat strategis bagi masyarakat, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai upaya peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi desa.

“Melalui pengelolaan kolam lele diharapkan Desa Galeh dapat merasakan manfaat langsung, baik dari sisi ketahanan pangan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi,” ujarnya.

Dengan terealisasinya kegiatan KETAPANG ini, Desa Galeh membuktikan bahwa pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga. Budidaya lele Arta Bersama ini menjadi langkah awal menuju desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(Hendro)

Exit mobile version