SRAGEN – Kilasfakta.com – Pemerintah Kabupaten Sragen terus mendorong peningkatan infrastruktur jalan maupun jembatan untuk perbaikan ekonomi masyarakat. Pada tahun anggaran 2022, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen telah melakukan pembangunan / peningkatan sebanyak 27 ruas jalan, dan 4 unit jembatan.

 

“Alhamdulillah, dengan kondisi semakin baik termasuk perekonomian juga meningkat, Pemkab Sragen terus mendorong perbaikan infrastruktur khususnya jalan menjadi program prioritas,” terang Bupati Sragen, dr.Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai meresmikan pemeliharaan berkala di 4 ruas jalan dan 1 jembatan didampingi Wakil Bupati Sragen, Suroto, Sekda Sragen, dr. Hargiyanto,M.Kes, dan Kepala DPU Sragen, R. Suparwoto, Kamis (3/11/2022).

 

Kelima proyek fisik tersebut diantaranya, ruas jalan Winong – Jambeyan (Kec. Sambirejo), Jalan Wonotolo – Srimulyo (Kec. Gondang), Jalan Pilangsari-Peloksepur (Kec. Ngrampal), Jalan Kauman – Cungul (Kec. Masaran) dan Jembatan Celep, Desa Mlokolegi (Kec. Kedawung).

 

Bupati Yuni mengatakan bahwa Pemkab Sragen terus komitmen melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan maupun jembatan di Bumi Sukowati.

 

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun demikian, dengan adanya pandemi Covid-19, dimana anggaran banyak di refocusing untuk penanganannya, sehingga anggaran untuk infrastruktur berkurang.

 

“Alhamdulillah, tahun ini meskipun anggaran dikurangi karena refocusing tapi Pemkab Sragen masih bisa melakukan perbaikan infrastruktur. InsyaAllah, Secara bertahap dan semoga bisa paripurna sebelum akhir masa jabatan saya dengan Bapak Wabup Suroto tahun 2024,” ungkapnya.

 

Bupati menambahkan pada 2023 mendatang anggaran untuk Infrastruktur naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2022 ini. Anggaran Infrastruktur di APBD 2023 nilainya Rp133,078 miliar atau naik 111,11% jika dibandingkan 2022 yang hanya Rp63,052 miliar.

 

“InsyaAllah tahun depan bisa untuk memperbaiki 31 ruas jalan dan membangun enam jembatan. Dengan melonjaknya anggaran infrastruktur hingga dua kali lipat ini, harapannya keluhan warga soal banyaknya jalan dan jembatan rusak bisa teratasi,” harap Bupati.

 

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, R. Suparwoto, menyampaikan ada lima pekerjaan fisik, 4 ruas jalan dan 1 jembatan yang diresmikan Bupati hari ini.

 

“Ruas Jalan Winong-Jambeyan, sepanjang 3,6 kilometer, lebar 4,5 meter senilai Rp7,2 miliar; Jalan Wonotolo – Srimulyo, sepanjang 2,3 kilometer, lebar 4,5 meter senilai Rp4,6 miliar; rehab Jalan Pilangsari-Peloksepur, sepanjang 1,9 kilometer, lebar 3-4 meter senilai Rp4 miliar; pemeliharaan berkala Jalan Kauman-Cungul, sepanjang 3,25 kilometer, lebar 4 meter senilai Rp6,3 miliar,” papar Suparwoto.

 

Dan pembangunan Jembatan Mlokolegi, Desa Celep, Kedawung dengan panjang 9 meter dan lebar 6 meter senilai Rp2,725 miliar.

 

Untuk peningkatan ruas jalan dan jembatan tahun ini, Suparwoto mengatakan total ada sebanyak 27 ruas jalan dan 4 jembatan.

 

“Terima kasih pada 2022 ini, anggaran infrastruktur Rp63,5 miliar dengan capaian panjang jalan 20,78 km dan jembatan empat buah. Terima kasih yang tak terhingga, mulai perencanaan, pelaksanaan, luar biasa. Semua bantu membantu menjadi berkah untuk semua. Mohon maaf, pelaksanaan kontraktor ada hal yang salah merepotkan warga kami mohon maaf,” kata Suparwoto. (Kominfo / Hendro)

Tinggalkan Balasan