PATI – Program layanan kesehatan gratis “Speling” yang digagas Gubernur Jawa Tengah mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Program ini menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa-desa, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada warga. Salah satu titik pelaksanaan program ini di Kabupaten Pati turut dihadiri oleh Muntamah, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, yang secara langsung menyaksikan jalannya pelayanan.

Menurut Muntamah, kehadiran program Speling sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga di daerah pedesaan yang selama ini sulit menjangkau layanan medis spesialis.

“Program ini sangat ditunggu dan diharapkan warga. Tidak semua masyarakat mampu memeriksakan diri ke rumah sakit besar, apalagi yang membutuhkan dokter spesialis. Kehadiran Speling benar-benar membantu,” ungkapnya saat ditemui di sela kegiatan.

Speling merupakan akronim dari “Spesialis Keliling”, sebuah inovasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas hingga ke pelosok desa. Tim medis yang diturunkan bukan hanya dokter umum, tetapi juga dokter spesialis dari berbagai bidang, seperti penyakit dalam, anak, hingga kandungan.

Muntamah menilai, program ini menjadi bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah terhadap kesehatan rakyat kecil. Ia juga mendorong agar pelaksanaan Speling dapat dilakukan secara berkala di seluruh kecamatan di Pati.

“Kami di DPRD tentu akan mendukung agar program seperti ini terus berlanjut. Harapan kami, Pemkab Pati bisa bersinergi dengan Pemprov agar kegiatan seperti Speling bisa lebih sering diadakan, terutama di daerah yang akses kesehatannya masih terbatas,” tambahnya.

Warga desa yang datang pun tampak antusias mengikuti layanan cek kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi dengan dokter spesialis, hingga mendapatkan rujukan jika diperlukan.

Program Speling ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, tetapi juga menurunkan angka penyakit kronis yang kerap terlambat ditangani karena keterbatasan akses. (KF)

Exit mobile version