PATI – Kilasfakta.com, Penyakit Deman Berdarah Dengeu (DBD) yang terjadi di Kabupaten Pati mulai meningkat. Oleh karena itu, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Hj. Muntamah, M.Pd, MM menghimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama di rumahnya masing-masing. “Maka dari itu, masyarakat harus sadar untuk menjaga kebersihan dengan melaksanakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” kata dia beberapa hari yang lalu.
Muntamah berharap masyarakat menerapkan PSN secara berkala. Dikarenakan upaya tersebut sangat mudah dan efektif untuk memberantas DBD. “Saya tidak ingin sampai ada jatuh korban jiwa akibat DBD, khususnya di Kota Bumi Mina Tani,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, Joko Leksono Widodo menghimbau untuk terapkan Jumat atau Sabtu Bersih untuk pencegahan penyakit DBD. Menurut dirinya, Pencegahan DBD tidak hanya dilakukan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Fogging, tetapi juga Jumat atau Sabtu Bersih. “Pemberantasan sarang nyamuk ini sekali lagi tidak hanya fogging atau pengasapan tetapi bisa dilakukan dengan Jumat bersih atau sabtu bersih,” ucap dia.
Lebih lanjut, Joko mengatakan bahwa masyarakat harus memerhatikan lingkungan yang menjadi wabah atau sarang nyamuk. “Kalau kita lakukan setiap Jumat bersih atau mungkin sekarang Sabtu bersih dan itu bersama-sama akan efektif sangat mengendalikan apa kasus demam berdarah,” tuturnya.
Joko berharap, masyarakat lebih memperhatikan dan menjaga lingkungan sekitar, tidak lupa membersihkan hal-hal yang membuat terjadinya nyamuk. (Adv)

