PATI – Kilasfakta.com, Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, dan disusul musim lebaran idul fitri. Pada saat menjelang datangnya bulan suci Ramadhan ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ir. H Sukarno berharap, harga Sembako di Pati tidak mengalami kenaikan lagi, bahkan bisa turun. Pasalnya, sudah terjadi kenaikan di sejumlah komoditas kebutuhan pokok, seperti beras, cabai dan yang lainnya.
“Semoga pemerintah dapat menjaga dan memastikan stok sembako terjaga dengan baik sehingga menjelang bulan Ramadhan ini, tidak terjadi kenaikan harga lagi di pasaran. Karena kenaikan harga beras dan sejumlah komoditas lainnya sudah terjadi sejak sekitar dua bulan lalu,” ujar Sukarno saat dimintai tanggapan terkait kenaikan harga sembako menjelang Ramadhan.
Sukarno yang merupakan Anggota dewan dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) ini menyebut, kenaikan harga sembako biasanya terjadi kenaikan pada saat menjelang datangnya bulan Ramadhan. Namun, lanjut dia, karena jauh sebelumnya sudah ada kenaikan di sejumlah komoditas pangan, maka Sukarno berharap, tidak ada lagi kenaikan harga di pasaran.
“Harapan kita, harga beras dan cabai serta bahan pokok lain yang sudah mengalami kenaikan, dapat berangsur-angsur turun, karena pemerintah melakukan kebijakan seperti pasar murah atau operasi pasar,” lanjutnya.
Kenaikan harga menjelang Ramadhan biasa terjadi, karena dipicu oleh banyak factor, diantaranya meningkatkanya kebutuhan masyarakat terhadap barang konsumsi yang dibutuhkan setiap harinya. Selain itu, stok yang berkurang juga berpotensi menaikkan harga di pasaran.
Politisi dari Kecamatan Wedarijaksa ini menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pati bersama pihak terkait, diharapkan melakukan langkah-langkah strategis sebagai upaya antisipasi agar kenaikan harga sembako di pasaran tidak mengalami kenaikan. (Adv)

