Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, HardiWakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi

PATI – Kilasfakta.com, Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga kini, puluhan KDMP dilaporkan telah selesai dibangun dan siap beroperasi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menyampaikan apresiasinya terhadap percepatan pembangunan KDMP di sejumlah wilayah. Menurut dia, keberadaan koperasi tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung program pemerintah pusat sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat lebih dari 80 KDMP di Kabupaten Pati yang telah siap menjalankan operasional. Berbagai fasilitas pendukung pun disebut sudah tersedia untuk menunjang aktivitas koperasi.

“Sekarang sudah ada sekitar 80 lebih KDMP di Kabupaten Pati yang siap operasional. Bahkan fasilitas pendukung seperti armada truk juga sudah tersedia,” ujar Hardi.

Menurutnya, keberadaan KDMP tidak hanya sebatas koperasi biasa, melainkan menjadi wadah strategis untuk menampung berbagai hasil produksi masyarakat desa. Mulai dari hasil pertanian, perikanan, hingga produk usaha kecil lainnya diharapkan bisa terserap melalui keberadaan koperasi tersebut.

Hardi menilai selama ini masyarakat desa sering mengalami kendala pemasaran hasil produksi. Karena itu, KDMP diharapkan mampu menjadi solusi agar hasil panen maupun produk masyarakat dapat memiliki nilai jual lebih baik.

“KDMP ini nantinya bisa menjadi tempat penampungan hasil pertanian, perikanan, dan berbagai produk masyarakat lainnya,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa manfaat koperasi desa tersebut akan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Dengan sistem pengelolaan yang baik, koperasi dinilai mampu menciptakan perputaran ekonomi baru di tingkat desa.

“Manfaatnya besar sekali. Harapannya masyarakat di sekitar koperasi bisa lebih sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 85 KDMP di Kabupaten Pati sudah mulai berjalan. Ia menyebut perkembangan tersebut menjadi indikator positif terhadap pelaksanaan program ekonomi kerakyatan di daerah.

“Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pati sudah ada sekitar 85 yang berjalan sampai hari ini,” terang Chandra.

Pemerintah Kabupaten Pati, lanjut Chandra, akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan koperasi desa agar operasionalnya berjalan optimal. Pihaknya berharap keberadaan KDMP nantinya mampu memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Selain itu, Pemkab juga berupaya memastikan koperasi memiliki sistem pengelolaan yang profesional agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Dengan dukungan fasilitas dan sumber daya yang memadai, KDMP diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi desa di Kabupaten Pati.

Program KDMP sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis desa. Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses distribusi, pemasaran, hingga penguatan modal usaha secara lebih mudah dan terorganisir. (Adv)

Exit mobile version