Melihat populasi yang sangat tinggi di Indonesia, gabungan Gen-Z serta Milenial mempunyai peranan yang sangat penting terhadap pelaksanaan maupun hasil Pemilu 2024. Dengan kondisi generasi muda yang melek teknologi informasi (daripada Gen X dan Baby Boomer), partisipasi aktif dalam proses penyelenggaraan maupun hasil pemungutan suara dirasa sangat mendukung pelaksanaan Pemilu 2024. Media sosial yang sudah tidak asing bagi kaum Gen-Z dan Milenial juga merupakan sarana untuk memperkenalkan dunia politik dan terlibat langsung dalam proses Pemilu. Berdasarkan survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Pemilu 2024 juga akan didominasi kaum Gen Z dan Milenial yang mencapai 60 persen. Jumlah suara yang melebihi separuh dari total pemilih Indonesia itu pun bisa menjadi sasaran manis bagi para calon legislatif maupun partai politik dalam mendulang suara. Pilihan kini berada di tangan para kaum generasi muda, terutama dalam menentukan hasil Pemilu 2024.

PATI – Kilasfakta.com, – Pemiliha Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pati dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tinggal sekitar dua bulan mendatang. Pasangan calon yang bakal berkompetisi dalam pesta demokrasi lima tahunan ini sudah terdaftar di KPU. Ahmad Luhtfi berpasangan dengan Taj Yasin akan bersaing memperebutkan simpati masyarakat Jawa Tengah melawan Andhika Pratama berpasangan Hendi.

Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, MM, M.Pd mengajak generasi milenial untuk ikut aktif berpartisipasi dalam proses pemilihan pemimpin di tingkat Jawa Tengah dan Daerah Kabupaten Pati tahun 2024 ini. Muntamah menekankan pentingnya suara pemuda dalam menentukan masa depan daerah.

Menurut aktivis perempuan dari Pati utara ini, bahwa populasi kaum milenial saat ini yang sangat tinggi dan mempunyai peranan yang sangat penting terhadap pelaksanaan maupun hasil Pemilu di tahun 2024. “Dengan kondisi generasi muda yang melek teknologi informasi maka partisipasi aktif dalam proses penyelenggaraan maupun hasil pemungutan suara dirasa sangat mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 ini,” terang Muntamah.

Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, kaum milenial merupakan generasi yang akan mewarisi kepemimpinan. “Suara kaum milenial sangat penting dalam menentukan pemimpin yang dapat membawa perubahan dan inovasi. Jangan ragu untuk terlibat,” tegas Muntamah.

Partisipasi pemuda, lanjut Muntamah, tidak hanya terbatas pada memberikan suara, tetapi juga bisa melalui kampanye, diskusi, dan pendidikan politik. Muntamah berharap agar para milenial dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyuarakan aspirasi dan harapan masyarakat. “Kita perlu membangun kesadaran politik di kalangan pemuda agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku dalam proses demokrasi,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan