PATI – Kilasfakta.com, DPRD Kabupaten Pati meminta Asosiasi Peternak Pati memperjelas dan melengkapi data para anggotanya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pembahasan mengenai penyerapan produk peternakan, terutama telur, untuk kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara transparan.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan keberadaan asosiasi peternak pada dasarnya mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Pati. Asosiasi dinilai dapat menjadi wadah komunikasi sekaligus tempat menyampaikan aspirasi para pelaku usaha peternakan di Kabupaten Pati.
Namun, menurut Muslihan, keberadaan wadah tersebut perlu diikuti dengan pendataan anggota yang jelas. Hal itu diperlukan karena DPRD Kabupaten Pati masih menerima komunikasi dari sejumlah peternak yang mengaku belum menjadi bagian dari asosiasi.
“Kami sepakat dengan adanya asosiasi ini. Tapi agar tidak terjadi mis komunikasi antar peternak, memang harus ada komunikasi antara asosiasi, pemerintah, dan kami DPRD,” kata Muslihan, Selasa (18/8/2026).
Ia menilai komunikasi lintas pihak menjadi penting agar persoalan terkait penyaluran maupun penyerapan hasil peternakan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Apalagi, isu penyerapan telur lokal untuk kebutuhan MBG menjadi salah satu hal yang sedang diperbincangkan.
Muslihan juga meminta asosiasi memastikan seluruh peternak yang tergabung telah tercatat secara resmi. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar ketika dilakukan pembahasan mengenai aspirasi maupun peluang penyerapan produk peternakan.
“Tetapi asosiasi juga harus memiliki data-data para peternak yang tergabung. Soalnya banyak yang menghubungi kami mereka-mereka yang tidak masuk dalam asosiasi,” imbuh politikus PPP tersebut.
Dengan data anggota yang valid, DPRD Kabupaten Pati berharap komunikasi antara asosiasi, peternak, pemerintah daerah, dan legislatif dapat berlangsung lebih terbuka.
Pendataan tersebut juga diharapkan mampu menjadi dasar dalam menentukan kebijakan penyerapan produk peternakan sehingga pembahasannya tidak hanya berdasarkan informasi sepihak, tetapi didukung data yang jelas. (ADV)

