PATI – Kilasfakta.com, Permasalahan genangan air yang kerap muncul di jalan sebelah timur RSUD Kayen mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati. Dewan meminta masyarakat ikut berperan aktif menjaga saluran drainase agar berfungsi optimal, terutama saat musim hujan.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Suyono, mengatakan genangan air yang sering terjadi di kawasan tersebut disebabkan saluran drainase tertutup sampah dan material lain. Kondisi itu menghambat aliran air hingga akhirnya meluber ke badan jalan ketika hujan turun.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam merawat fasilitas umum yang sudah dibangun pemerintah.
“Drainase di jalan itu sebenarnya sudah disiapkan lubang-lubang untuk aliran air. Tetapi karena kurangnya kesadaran masyarakat, banyak yang justru ditutup,” ujar Suyono.
Ia mencontohkan kondisi yang terjadi di sebelah timur RSUD Kayen. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, air kerap menggenangi jalan hingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
“Contohnya di Kayen, sebelah timur rumah sakit itu ada drainase. Kalau musim hujan, air selalu meluber ke jalan,” katanya.
Suyono menjelaskan, drainase yang tertutup menyebabkan aliran air tidak berjalan normal. Akibatnya, air hujan tidak dapat langsung masuk ke saluran pembuangan dan akhirnya mengendap di jalan.
Ia menilai, perawatan drainase tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah maupun DPRD saja. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat agar fasilitas umum dapat berfungsi maksimal dalam jangka panjang.
“Harapan kami tidak hanya DPRD Komisi C yang mengawasi, tetapi masyarakat juga ikut merawat,” tegasnya.
Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, genangan air juga dinilai dapat mempercepat kerusakan jalan aspal. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan lubang dan membahayakan pengendara.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan maupun menutup saluran drainase yang sudah tersedia. Menurutnya, kepedulian kecil dari masyarakat akan sangat membantu menjaga kualitas infrastruktur.
Suyono berharap adanya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sekitar, khususnya fasilitas drainase yang berfungsi mengurangi risiko banjir dan genangan air.
Ia juga menilai, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi langkah penting agar persoalan lingkungan seperti drainase tersumbat tidak terus berulang setiap musim hujan.
Dengan perawatan yang baik, drainase diharapkan mampu bekerja maksimal sehingga genangan air di kawasan timur RSUD Kayen dapat diminimalisasi dan aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar. (Adv)

