Foto: Bupati Sragen melantik pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

SRAGEN – Kilasfakta.com – Pemerintah Kabupaten Sragen resmi melantik pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tingkat kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Sragen untuk periode 2025–2027. Pelantikan berlangsung secara khidmat pada Kamis (10/7/2025) di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen.

Seremoni ini dihadiri langsung oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Wakil Bupati Sragen Suroto, Sekretaris Daerah (SEKDA) Hargiyanto, staf Ahli Bupati, jajaran Asisten Sekda, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Organisasi Masyarakat (ORMAS), serta pengurus FKMD dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan FKDM merupakan forum strategis dalam sistem deteksi dini (early warning system) terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang bisa mengganggu ketentraman serta ketertiban di tengah masyarakat Sragen.

“Ketentraman dan keamanan masyarakat adalah pondasi penting untuk semua aspek pembangunan. FKDM harus mampu menjaring, menampung, dan mengkoordinasikan informasi dari masyarakat serta memberikan laporan dan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Sigit menekankan pentingnya peran FKDM dalam era digital, termasuk memantau dinamika sosial melalui media sosial sebagai sumber informasi dan alat deteksi dini. Ia berharap FKDM tidak hanya fokus pada isu negatif, tetapi juga aktif menyampaikan informasi positif yang sedang berkembang di masyarakat agar dapat ditindaklanjuti sebagai bagian dari strategi pembangunan.

“FKDM harus menjadi pendengar yang baik, mata yang tajam, dan pengolah informasi yang mampu menangkap dinamika sosial di masyarakat untuk bahan kebijakan yang akurat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sigit berharap FKDM berperan aktif membangun kerja sama lintas sektor serta meningkatkan kapasitas dalam membaca situasi sosial masyarakat. Ia menegaskan, kehadiran FKDM diharapkan bukan untuk menakut-nakuti, tetapi justru untuk menghadirkan rasa aman dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Kepengurusan baru ini semoga membawa semangat baru, bermanfaat, dan benar-benar mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan Sragen,” pungkasnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi tonggak baru dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, FKDM, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya guna menciptakan Sragen yang tanggap, aman, dan responsif terhadap dinamika serta kebutuhan masyarakat.
( Kufita / Hendro )

Exit mobile version