Screenshot

PATI – Kilasfakta.com, Momentum Hari Kartini 2026 dimanfaatkan sebagai refleksi perjuangan emansipasi perempuan yang terus relevan hingga kini. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hj. Endah Sri Wahyuningati, mengajak kaum perempuan untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui peningkatan pendidikan dan kontribusi nyata di masyarakat.

Mengacu pada pemikiran Raden Ajeng Kartini, ia menyebut bahwa perjuangan Kartini bukan hanya tentang kesetaraan, tetapi juga tentang membuka akses pendidikan bagi perempuan.

“Pesan Kartini dalam Habis Gelap Terbitlah Terang menggambarkan perjalanan menuju pencerahan. Ini menjadi inspirasi bagi perempuan untuk terus berkembang,” kata Bu Ning.

Ia menilai, stigma lama yang membatasi perempuan pada ranah domestik sudah saatnya ditinggalkan. Perempuan, lanjutnya, memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Dalam pandangannya, pendidikan menjadi kunci utama untuk membuka peluang tersebut. Selain itu, perempuan juga perlu memiliki kekuatan mental dan spiritual agar mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk diskriminasi.

Sebagai anggota Komisi D, Bu Ning juga menyoroti pentingnya dukungan semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan untuk berkembang.

Ia mengajak perempuan di Kabupaten Pati untuk terus belajar, berani bermimpi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Dengan semangat Kartini, perempuan harus menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan,” tegasnya. (Red)

Exit mobile version