Banyaknya anggota IWO Indonesia Jepara yang Undur diri karena Kurangnya Profesional dan kurang Bijaknya seorang Pimpinan.

JEPARA – Kilasfakta.com, | Sejumlah anggota Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Jepara menggelar rapat istimewa pada Kamis (2/7/2026) sore.

Pertemuan yang berlangsung di salah satu kafe di Desa Kuwasen, Jepara, mulai pukul 15:30 sampai 17.30.WIB ini sengaja digelar sebagai forum terbuka untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan organisasi.

Rapat penting tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD IWO Indonesia Jepara, Edi Wibowo, beserta bendahara Supriyono dan beberapa pengurus dari berbagai divisi. Sementara itu, posisi Sekretaris Dpd dilaporkan berhalangan hadir dengan izin.

Dalam forum yang berjalan dinamis tersebut, seluruh peserta diberikan ruang untuk menyampaikan usulan, masukan, kritik, hingga pertanyaan terkait arah kebijakan yang selama ini diambil oleh roda kepengurusan IWO Indonesia Dpd Jepara.

Namun, suasana rapat sempat diwarnai penyampaian kekecewaan dari sejumlah anggota. Mereka menilai arah kepemimpinan serta beberapa kebijakan yang berjalan belakangan ini belum sesuai dengan ekspektasi dan marwah organisasi kebijakan yg selalu di ambil tanpa hasil musyawarah untuk mufakat merasa saya ketua kok punya hak, jadi tidak sesuai yang diharapkan anggota.

Meski masukan ditampung sebagai bahan evaluasi masa depan, diskusi panjang tersebut menemui jalan buntu.

Terdapat perbedaan pandangan yang cukup mendasar antara kebijakan kepengurusan dengan aspirasi anggotanya.

“Kondisi tersebut akhirnya mendorong beberapa anggota untuk mengambil sikap pribadi dengan menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan IWO Indonesia secara hormat,

” Saya sebagai anggota 100 persen, untuk mengundurkan diri, Dengan berbagai alasan yang sudah saya pendam sejak lama, Dan saya juga selaku anggota merasa kecewa berat dengan aturan – aturan yang di jalan kan selama ini” Ujar (A).

Kendati diwarnai aksi pengunduran diri, para peserta rapat menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi kebaikan bersama. Mereka berharap silaturahmi dan hubungan baik antar insan pers di Bumi Kartini tetap terjalin erat, serta profesionalisme wartawan di Kabupaten Jepara tidak luntur.

Rapat istimewa ini ditutup dengan sebuah refleksi bersama. Ke depan, setiap organisasi profesi wartawan diharapkan dapat terus melakukan evaluasi berkala, menjunjung tinggi transparansi, serta selalu mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap riak perbedaan demi kemajuan dunia jurnalistik. Kesimpulan hasil rapat, ketua lembaga atau  pimpinan harus butuh belajar menampung aspirasi anggota nya dan profesional menjadi seorang pemimpin.
***// BiroJepara