Kemacetan di Jalur Juwana Batangan imbas dari proyek pembanguna jembatanKemacetan di Jalur Juwana Batangan imbas dari proyek pembanguna jembatan

PATI – Kilasfakta.com, Proses pembangunan jembatan kali Juwana masih belum selesai. Prosentasi di lapangan, pembangunan jembatan yang menghubungkan jalur Jawa Tengah ke Jawa Timur ini masih di angka di bawah 60 persen.

Kemacetan sudah terjadi sejak pembongkaran dimulai, sekitar 8 bulan yang lalu. Kemacetan saat ini diperparah oleh kondisi jalan yang rusak berlubang akibat genangan air hujan yang cenderung menyebabkan banjir. Akibatnya, kemacetan yang terjadi bisa mengular panjang. Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat penggunan jalan.

Menyikapi hal tersebut, Ir. HM. Nur Sukarno, Anggota DPRD Kabupaten Pati mengatakan, bahwa untuk mengurai kemacetan itu, perlu dilakukan pengalihan jalur bagi kendaraan kecil.

“Yang dari arah Pati, kendaraan kecil bisa dialihkan ke jalur Sampang – Glonggong, Jakenan, Jaken, Batangan. Ini salah satu untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di Juwana,” terang Sukarno siang tadi kepada Kilasfakta.com.

Menurut Sukarno, agar untuk memaksimalkan pengalihan jalur, perlu ditempatkan petugas dari Satlantas. Dengan demikian, lanjut dia, pengalihan dapat maksimal.

“Pembangunan jembatan di kali Juwana itu bisa memakan waktu hingga beberapa bulan ke depan. Sehingga, pengalihan ke jalur alternatif tersebut bisa mengurai persoalan yang saat ini terjadi,” imbuh Sukarno.

Lebih lanjut, politisi dari Dapil III ini menerangkan, bahwa jalur alternative ada beberapa pilihan. “Misalnya, dari permepatan lampu merah Pekuwon kea rah Kuniran juga jalannya bagus. Terus dari Jaken juga bisa tembus sampai ke jalur Rembang Blora,” pungkasnya.

Pewarta : Purwoko

Tinggalkan Balasan