PATI – Kilasfakta.com, Masyarakat di wilayah Kecamatan Wedarijaksa mengharapkan adanya Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) agar lulusan SMP bisa terakses masuk di lanjutan atas negeri. Pasalnya, karena sistem zonasi, orangtua kesulitan mencarikan anak untuk masuk SMA Negeri, sebab lokasinya yang jauh. Akibatnya, sebagian ada yang harus pindah alamat ikut saudara, atau pindah KK.
Di sekitar wilayah Kecamatan Wedarijaksa dan trangkil, sampai saat ini belum ada Sekolah Menengah Atas (SMA). Padahal, untuk SMP Negeri ada 4 skolahan, yaitu dua SMP Negeri di Kecamatan Wedarijaksa dan dua SMP Negeri di Kecamatan Trangkil. Pertahun, dari empat SMP Negeri tersebut, meluluskan ratusan siswa yang selanjutnya butuh untuk bisa masuk di SMA Negeri.
Abdul Kholiq, warga Desa Wedarijaksa mengaku prihatin dengan kondisi ini. “Kemarin, saya kesulitan mencarikan sekolah SMA untuk anak saya yang baru lulus dari SMP. Sekarang kan harus mengikuti ketentuan sistem zonasi. Karena jaraknya tyang jauh, maka kami kesulitan untuk memasukkan anak ke SMA Negeri,” bebernya.
Dia berharap, pemerintah bisa segera merealisasikan harapan masyarakat, yaitu berdirinya SMA Negeri agar lulusan dari SMP Negeri di sekitar Wedarijaksa dapat mengikuti atau melanjutkan pendidikan di tingkat SMA Negeri.
Melihat kondisi seperti ini, Anggota DPRD Kabupaten Pati Haryono mengaku sangat mendukung atas harapan masyarakat tersebut. “Kami sangat mendukung harapan masyarakat di Kecamatan wedarijaksa, karena itu juga demi pendidkan anak-anak kita, sebagai generasi bangsa,” tutupnya. (Adv)

