Oleh: Luluk Imahmun, S.Pd.

Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SD Negeri Gunungwungkal 02, Kec. Gunungwungkal, Kab. Pati

 

Menurut Gagne dan Briggs dalam (Wijaya, 2015) menjelaskan bahwa ada beberapa ciri pembelajaran, yaitu (1) menarik perhatian siswa sehingga siap menyerap pelajaran, (2) menginformasikan tujuan pembelajaran, (3) merangsang  ingatan akan pelajaran sebelumnya, (4) menyajikan bahan ajar penunjang belajar mengajar (5) menyediakan pembelajaran terbimbing, (6) menghasilkan kinerja dalam pembelajaran, (7) memberikan umpan balik, (8) menilai kinerja, dan (9) meningkatkan kemampuan menghafal dan mentransfer pembelajaran. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sebagai guru harus meciptakan pembelajaran yang kreatif dan menarik perhatian siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran.

Pembelajaran bahasa Inggris di kelas IV SD Negeri Gunungwungkal 02 terkait tujuan pembelajaran pada semester I bab 2 yaitu; 1) Peserta didik mampu mengidentifikasi angka-angka dari 50 sampai 100. 2) Peserta didik mampu menghitung benda benda. Berdasarkan tujuan pembelajaran tersebut siswa harus mampu menirukan pelafalan guru tentang angka, mengenali plus dan minus serta penggunaanya dalam menyebutkan operasi hitungnya, menggunakan penjumlahan dan pengurangan angka, serta mengerjakan soal operasi hitung dalam bahasa Inggris. Dalam tujuan belajar bab 2, maka siswa kelas IV tidak hanya belajar bahasa Inggris namun juga belajar operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dalam bahasa Inggris. Hal ini membuat siswa kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Maka sebagai guru bahasa Inggris harus menciptakan pembelajaran yang menarik sehingga dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam mengikuti pelajaran dan dapat mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut Larasati et al., (2016) untuk meningkatkan kreativitas anak dalam kegiatan mewarnai dapat dirangsang oleh suasana yang menyenangkan bagi anak. Berdasarkan pernyataan tersebut, guru memilih solusi mewarnai gambar bersoal sebagai alat pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar bahasa Inggris. Mewarnai adalah kegiatan yang menarik sehingga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk belajar. Selain itu, mewarnai gambar bersoal yang menarik sebagai bahan konkret yang dapat membantu siswa dalam memahami materi dan meningkatkan hasil belajar mereka.

Berikut adalah langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan dalam konteks ini 1) Guru mempersiapkan gambar bersoal/alat pembelajaran yang akan dibagikan kepada siswa, 2) Guru membagikan gambar bersoal kepada setiap siswa, 3) Guru memberi informasi kepada siswa cara mengerjakan soal, 4) Gambar diwarnai oleh siswa dengan cara menghitung soal operasi hitung dalam bahasa Inggris, 5) Warna dipilih sesuai hasil soal yang dikerjakan, 6) Siswa mewarnai gambar dan dikumpulkan jika sudah selesai.

Kegiatan pembelajaran yang dijelaskan di atas dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar bahasa Inggris. Selain meningkatkan kreativitas, siswa juga senang karena bisa belajar sambil bermain warna. Hasil pengamatan guru selama pelajaran berlangsung, siswa menjadi lebih menikmati pelajaran, memahami dan mengingat materi dengan mudah. Pengamatan ini menjadi panduan dalam menilai proyek dan hasil karya siswa.

Hasil pembelajaran menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 90%  siswa mencapai tuntas KKM. Dari pengamatan yang dilakukan guru, dapat disimpulkan bahwa semua siswa aktif dalam pembelajaran ini. Mewarnai gambar bersoal membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa Inggris, khususnya dalam mengidentifikasi angka-angka dari 50 sampai 100. Pendekatan pembelajaran ini dapat menjadi referensi bagi guru-guru yang menghadapi tantangan serupa dalam mengajar materi yang sama.

Penggunaan media mewarnai gambar bersoal dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas IV SD Negeri Gunungwungkal 02 berhasil dilaksanakan. Proses pembelajaran yang melibatkan berbagai tahapan membuat siswa merasa senang dan tidak takut terhadap mata pelajaran yang dianggap sulit. Media mewarnai gambar bersoal terbukti efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa dalam mengidentifikasi angka-angka dari 50 sampai 100. (*)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version