Kota PekalonganKabagops Kompol Paryudi, Kasad Intel Maryoto dan Kanit Reskrim bersama Ketua LSM Trinusa Hadi Santosa beserta salah satu Keluarga Korban

PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekalongan menggelar audensi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia (Trinusa).  Trinusa bersama keluarga Wikarno mendesak pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya Dimas Karno Aji, putra sulung Wikarno. Empat bulan pasca peristiwa, pihak keluarga merasa belum puas ketidak jelasan atas kasus ini.

Teguh Hadi Santoso, selaku Ketua LSM Trinusa Pekalongan Raya menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima mandat dari keluarga korban untuk membantu mengawal kasus ini. Hal ini mendorong Trinusa untuk mengadakan audiensi dengan Polresta Pekalongan. Audiensi berlangsung di ruang kerja Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Setyanto, S.H., M.H., pada Selasa (26/8/2025).

“Kehadiran kami di sini adalah untuk menindaklanjuti laporan yang telah diajukan keluarga pada 24 April 2025. Hingga saat ini, kami merasa belum ada titik terang terkait penyebab dan kejelasan peristiwa yang menewaskan Dimas Karno Aji”, ujar Ketua LSM Trinusa.

Oplus_131072

Hal ini ditanggapi oleh Kompol Paryudi S.H. M.H., Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polresta Pekalongan, yang turut hadir dalam audiensi. Beliau menyampaikan apresiasi atas kedatangan LSM Trinusa. Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan sebuah kasus memerlukan ketelitian dan kecermatan.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi maksud serta tujuan LSM Trinusa. Namun, perlu dipahami bahwa dalam proses penyelidikan, kami harus cermat dan teliti. Hal-hal yang berkaitan dengan substansi kasus ini sedang didalami oleh Unit 4 PPA”, tuturnya.

Sementara, Kepala Unit (Kanit) 4 Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu Rosadi, S.H., memberikan penjelasan dan menegaskan, bahwa pihaknya sangat serius menangani kasus dugaan kematian yang tidak wajar ini sejak laporan diterima.

“Kami telah melakukan serangkaian langkah, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, memanggil pihak-pihak terkait, hingga berkoordinasi dengan jajaran lain. Kami pastikan proses ini akan terus berjalan hingga kebenaran terungkap dan kasus ini menjadi terang benderang”, tegasnya.

LSM Trinusa mewakili keluarga korban berharap, pendampingan dan pengawalan kasus ini dapat berjalan maksimal. Keluarga korban berharap agar kasus dugaan kematian Dimas Karno Aji segera mendapat kepastian hukum yang adil dan transparan.

“Harapan kami, agar LSM Trinusa dapat terus mengawal kasus ini. Kami butuh kepastian hukum atas musibah yang menimpa keluarga kami”, pungkas Ketua LSM Trinusa. (Tim)

Exit mobile version