PATI – Kilasfakta.com, Perbedaan pandangan politik yang terjadi di dalam masyarakat Pati pada pesta demokrasi Pemilu serentak yang diselnggarakan pada tanggal 14 Februari lalu hingga selesainya rekapitulasi suara tingkat kabupaten pada Sabtu 2 Maret kemarin, dinilai oleh anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Didin Syafruddin berjalan cukup kondusif. “Alahmdulillah, Pemilu bisa berjalan lancar, aman dan cukup kondusif,” ujarnya.
Wakil rakyat dari wilayah Kecamatan Trangkil ini lantas mengapresiasi sikap dewasa dari masyarakat Pati menyikapi perbedaan politik yang muncul lima tahun sekali itu. Didin juga tak memungkiri beda pilihan politik seringkali menyebabkan ketegangan di masyarakat bahkan antar sesama anggota keluarga.
Meskipun Pemilu telah usai, ia tetap mengingatkan agar masyarakat Pati tetap menjaga kondusifitas. Terlebih memasuki masa perhitungan suara seperti saat ini, dirinya khawatir akan terjawab konflik apabila ditemukan pergi suara yang berbeda. “Alhamdulillah kemarin berjalan cukup kondusif meski berbeda pilihan politik. Jikapun ada insiden-insiden kecil akibat politik, masyarakat juga harus bijak dalam menghadapi,” paparnya.
Sementara itu Kepala Bawasalu Pati Supriyanto menambahkan, pelaksanaan sebelum hingga pasca Pemilu berlangsung cukup kondusif. Meskipun sempat ditemukan beberapa dugaan pelanggaran, pihaknya memastikan hal tersebut belum bisa dibuktikan pelanggarannya. “Sejauh ini masih aman, tidak ada temuan pelanggaran. Tapi kita akan telusur dan terbuka jika ada aduan di masyarakat,” sambungnya. (Adv)

