PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus bergerak cepat memperjuangkan perbaikan perumahan dan penataan kawasan permukiman. Sukirman, Wakil Bupati Pekalongan bertemu langsung dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah, di Pendopo Bupati Banyumas, Minggu (20/07/2025).
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dan jajaran Kementerian PKP di Jakarta.
“Kami hari ini berdiskusi lebih santai dan terbuka dengan Pak Wamen Fahri Hamzah. Suasana lebih akrab, tapi pembahasannya serius untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan”, kata Sukirman.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Pekalongan menyampaikan beberapa usulan strategis, mulai dari penanganan kawasan pesisir hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
“BSPS sifatnya stimulan, nilai bantuannya Rp 20 juta per unit, Ini jadi pemantik gotong royong masyarakat agar perbaikan rumah layak huni bisa cepat terwujud”, ujarnya.
Selain RTLH, Wakil Bupati Pekalongan juga menyampaikan kebutuhan pembangunan rumah susun (rusunawa) di Kecamatan Wiradesa dan Kedungwuni, serta penanganan rumah-rumah warga terdampak bencana awal tahun ini.
“Kawasan pesisir juga butuh perhatian khusus, baik dari sisi penataan maupun pengurangan resiko bencana”, tambahnya.
Dengan data lengkap termasuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), Pemkab Pekalongan berharap Pemerintah Pusat dapat segera mengabulkan usulan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga semua usulan kami diterima agar masyarakat Pekalongan, terutama yang kurang mampu, bisa tinggal di lingkungan yang lebih layak dan aman”, pungkasnya. (RED/Kf)

