Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Hj. Endah WahyuningatiWakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Hj. Endah Wahyuningati

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Hj. Endah Wahyuningati mendorong Pemkab Pati untuk melaksanakan penanganan kemiskinan dan Kemiskinan ekstrim secara maksimal. Hal itu disampaikan saat menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim Kabupaten Pati bersama mitra pembangunan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu.

Menurut Endah, rapat yang digelar bersama dengan jajaran eksekutif ini dimaksudkan untuk mengevaluasi penanganan kemiskinan ekstrem yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu tahun 2022 ini dan juga untuk berkolaborasi berintegrasi terpadu dengan para mitra pembangunan untuk menuntaskan kondisi kemiskinan ekstrem yang masih tersisa di tahun 2024.

“Kami berharap, pada akhir tahun 2024 nanti kondisi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pati bisa mencapai Nol persen sesuai target Inpres Nomor 4 tahun 2022” harapnya.

Sesuai dengan data yang ada, di Kabupaten Pati pada tahun 2022 ada 10 ribu sekian untuk kemiskinan ekstrem. Kemudian hasil evaluasi dan verifikasi verval kemarin yang dilakukan OPD semua bekerja sama dengan camat dan desa itu terakhir ada 3 ribu sekian, jadi tinggal 0.3 sekian persen.

Kemiskinan secara umum di Kabupaten Pati masih dibawah tingkat kemiskinan provinsi dan nasional. Hal itu karena pada masing-masing OPD melakukan pendampingan di setiap kecamatan untuk melakukan verifikasi dan validasi di semua titik warga miskin yang kemudian dicarikan penyebab kenapa seseorang dinyatakan menyandang status kemiskinan ekstrem.

Kader Partai Golongan Karya (Golkar) dari Dapil I ini berharap langkah-langkah konkrit yang dialkukan pemerintah melalui APBD maupun dana CSR, Baznas serta APBN untuk penanganan RTLH dalam menangani angka kemiskinan ekstrem ini dapat berhasil sesuai dengan harapan. (Adv)

Tinggalkan Balasan