PATI – Kilasfakta.com, Mulai pertengahan April tahun ini, sejumlah desa telah mencairkan Dana Desa atau DD. Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin meminta Inspektorat untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran hibah dari pemerintah pusat tersebut. “Salah satu tugas inspektorat adalah memastikan penggunaan anggaran oleh pemerintah desa secara maksimal, termasuk penggunaan Dana Desa atau DD yang dikelola oleh pemerintah desa,” ujar Ali Badrudin.
Ali Badrudin mendorong agar Inspektorat bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) membentuk tim khusus untuk mengawasi penggunaan DD benar-benar tepat sasaran. “Segera dibentuk tim audit DD dan ADD untuk melakukan pengawasan dan pemantauan penggunaan DD dan ADD di desa-desa,” harapnya.
Menurutnya, pengawasan pengelolaan dan penggunaan dana desa dan dana lain yang dikelola pihak desa ini sangat penting supaya tidak ada penyelewengan dalam pelaksanaan pembangunan di desa. “Harapan kami, pengawasan pengelolaan dan penggunaan anggaran yang masuk ke desa, termasuk Dana Desa, harus dimaksimalkan, untuk mencegah timbulnya persoalan hukum di kemudian hari,” sambung Ali.
Untuk menghindari agar tidak ada dugaan korupsi terhadap DD. Politisi dari PDI Perjaungan ini mengingatkan agar pelaksanaan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) bisa dilakukan tepat waktu. “Dispermades ini harus mewajibkan proses perencanaan, penetapan, dan pelaksanaan APBDes benar-benar tepat waktu,” imbuhnya.
Dengan adanya monitoring dan pengawasan yang baik terhadap kinerja pemerintah desa dalam mengelola DD, pria asal Kayen itu yakin pembangunan di desa bisa dilakukan secara maksimal. “Monitoring secara berkala, perlu dilakukan, agar pelaksanaan program yang dibiayai anggaran baik dari DD, ADD, maupun dari sumber dana yang lain, dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan regulasi yang ada,” pungkasnya. (Adv)

