Sukarno DPRD Kabupaten Pati Fraksi GolkarSukarno DPRD Kabupaten Pati Fraksi Golkar

PATI – Kilasfakta.com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Sukarno mengungkapkan kekhawatirannya terhadap marak dan maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal di masyarakat. Menurutnya, pinjol ilegal dapat memberikan dampak buruk secara finansial dan psikologis bagi peminjam.

Menurutnya, meningkatnya kasus pinjaman online (pinjol) ilegal berpotensi merugikan masyarakat. Pinjol ilegal, lanjut dia, dapat memberikan dampak negatif secara finansial maupun psikologis bagi peminjam, apabila terjadi keterlambatan di dalam pembayaran pinjaman.

“Pinjol ilegal sangat berbahaya bagi masyarakat. Suku bunga yang tinggi, penagihan yang tidak manusiawi, hingga ancaman terhadap keluarga peminjam bisa terjadi,” ujar Sukarno.

Sukarno menjelaskan, pinjol ilegal umumnya tidak memiliki izin resmi dari otoritas terkait sehingga tidak terikat aturan yang melindungi kepentingan peminjam. Hal ini membuat pinjol ilegal dapat bertindak sewenang-wenang dalam menagih pinjaman.

“Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati. Pinjaman online resmi biasanya memiliki suku bunga dan mekanisme pembayaran yang lebih wajar. Pinjol ilegal bisa membuat peminjam terlilit hutang yang sulit dibayar,” tegas Sukarno.

Kader Partai Golongan Karya (Golkar) ini menyarankan agar masyarakat lebih selektif dalam menggunakan jasa pinjaman online dan hanya memilih layanan yang terdaftar secara resmi. Dia juga berharap pemerintah dapat melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran pinjol ilegal di masyarakat.

“Kita tidak ingin masyarakat semakin terpuruk karena ulah pinjol ilegal. Pemantauan dan penegakan hukum harus ditingkatkan untuk melindungi warga,” pungkas Sukarno. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version