PATI — Kilasfakta.com, Suasana Desa Kayen, Kabupaten Pati bagian selatan, mendadak semarak pada Jumat (2/1/2026). Belasan unit truk sound horeg menggelar karnaval hiburan rakyat yang menyedot perhatian warga, bertepatan dengan momentum Haul Syekh Jangkung.

Alunan musik hip-hop, dangdut, hingga remix diputar dengan volume tinggi, membuat warga larut dalam euforia. Sejumlah penari turut mengiringi irama musik dengan balutan kostum khas produsen sound. Tercatat sekitar 12 truk sound horeg terparkir di sekitar kawasan Makam Syekh Jangkung Landoh.

“Truk-truk sound horeg ini parkir di area makam. Totalnya ada sekitar 12 unit,” ujar Bella, salah seorang warga yang menyaksikan langsung kemeriahan acara.

Karnaval ini berdampak pada arus lalu lintas. Jalur penghubung Pati–Grobogan sempat mengalami kemacetan total akibat kepadatan kendaraan dan antusiasme penonton di sepanjang rute.

Kapolsek Kayen AKP Parsa mengatakan pihak kepolisian melakukan pengamanan ketat demi kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan. Beberapa kendaraan bertonase besar bahkan diimbau untuk memutar balik sementara waktu.

“Siang ini kami lakukan pengamanan rangkaian kegiatan di Kayen. Sebelumnya juga sudah ada kirab di sekitar wilayah Kayen,” jelasnya. Ia berharap seluruh rangkaian hiburan rakyat berjalan aman dan kondusif, serta masyarakat tetap tertib.

Di sisi lain, tokoh agama Dukuh Landoh, Desa Kayen, Kartono, menegaskan bahwa karnaval sound horeg tersebut bukan bagian dari agenda resmi Haul Syekh Jangkung yang diselenggarakan pengelola makam.

“Perlu kami tegaskan, kegiatan sound horeg ini bukan rangkaian haul. Ini murni inisiatif warga Desa Kayen,” tegas Kartono.

Meski demikian, kemeriahan karnaval sound horeg tetap menjadi hiburan tersendiri bagi warga, sekaligus menambah warna perayaan tradisi dan kebersamaan masyarakat Kayen. (KF)

Exit mobile version