Kota PekalonganFoto: Tim Penguji ketika memberikan Paparan Inovasi Magang Batch ll di Aula Bapas Kota Pekalongan

PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekalongan menggelar kegiatan “Paparan Inovasi Peserta Magang Batch II Kemnaker” pada Rabu, 20 Mei 2026. Bertempat di Aula Bapas Pekalongan, acara ini menjadi panggung bagi para peserta magang untuk menunjukkan kontribusi nyata mereka.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Pekalongan, Tri Haryanto, beserta jajaran struktural dan para mentor yang bertindak sebagai tim penguji.

Sebanyak 37 peserta magang yang telah menimba ilmu di Bapas Pekalongan dibagi ke dalam empat kelompok. Setiap kelompok ditantang untuk menyajikan ide kreatif dan solusi digital guna mengoptimalkan kinerja internal maupun pelayanan publik di lingkungan Bapas. Suasana presentasi berlangsung interaktif saat para penguji memberikan tanggapan dan masukan kritis terhadap program yang dipaparkan.

Kelompok pertama di bawah bimbingan mentor Ahda mengawali paparan dengan mengusung inovasi “Pengembangan Database Pembagian Tugas PK Terhadap Litmas Anak”. Sementara itu, kelompok kedua yang dimentori oleh Joni memaparkan program “Digitalisasi Layanan Administrasi Bapas Melalui E-Numbering Surat Tugas Perjalanan Dinas” yang bertujuan untuk memangkas birokrasi manual agar lebih efisien.

Tidak kalah menarik, kelompok ketiga di bawah arahan mentor Nuvrizal meluncurkan “Inovasi LENTERA (Layanan Elektronik Terpadu Bimbingan dan Data) Berbasis Google Form”. Mengusung semboyan “Menerangi Data, Menguatkan Pembinaan”, inovasi ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas bimbingan dan pelayanan di Bapas.

Terakhir, kelompok empat yang juga dimentori oleh Joni, menyajikan “Pengembangan Sistem Pendataan dan Panduan Penggunaan Aplikasi SDP” guna mendongkrak efisiensi kinerja Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

Kepala Bapas Pekalongan, Tri Haryanto, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh ide segar yang digagas oleh para peserta magang. Beliau menilai bahwa inovasi-inovasi berbasis teknologi ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini yang menuntut perubahan ke arah serba digital dan akuntabel.

“Kami sangat mengapresiasi ide-ide inovasi yang luar biasa dari para peserta magang Batch II Kemnaker ini. Komitmen kami, gagasan ini tidak akan berhenti di atas kertas saja, melainkan akan segera kami aplikasikan secara nyata untuk peningkatan kualitas layanan di Bapas Pekalongan,” ujar Tri Haryanto di sela-sela kegiatan. (Kf)

Exit mobile version