PATI – Kilasfakta.com, Sampai saat ini, kasus covid-19 di Kabupaten Pati sudah melandai, dibandingkan dengan beberapa bulan lalu. Tingkat kematian di sejumlah desa cenderung mengalami penurunan. Selain itu, suara sirine mobil ambulan yang biasanya meraung-raung, sekarang juga sudah tidak seheboh pada saat pandemi melejit kasusnya. “Kondisi saat ini cenderung sudah melandai, tidak seperti dulu, saat Pati masuk zona merah,” ujar Ir. HM. Nur Sukarno, Anggota Komisi B DPRD Pati kepada Kilasfakta.com, Sabtu pagi, hari ini.

Namun demikian, lanjut Sukarno, dengan kondisi sepertu ini, masyarakat tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan (Prokes). Justru, harus tetap mematuhi prokes, agar pandemi semakin melandai, sampai benar-benar aman secara nasional. “Kami berharap, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, agar kondisi sampai benar-benar aman. Jangan sampai kita abai, sehingga memunculkan klaster-klaster baru,” imbuhnya.

Anggota dewan dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) ini menambahkan, kesadaran masyarakat terkait dengan ketaatan prokes sangat mempengaruhi kondisi pandemi covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Pati. “Apalagi, saat ini masih diberlakukan PPKM, meskipun dengan adanya kelonggaran-kelonggaran yang diperuntukkan bagi pedagang kecil. Oleh karena itu, sekali lagi, saya mengajak, mari kita tetap mematuhi Prokes, dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjahi kerumunan dan menjaga jarak, serta mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

Pewarta : Purwoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *