Hj. Maesaroh Anggota Komisi D DPRD Kabupaten PatiHj. Maesaroh Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati

PATI – Kilasfakta.com, – Indonesia sudah masuk dalam status level “darurat game online”. Kalimat ini pernah dilontarkan oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang juga Ketua Tim Pelaksana Harian Percepatan Industri Game Nasional. Dirinya juga terus menyoroti dampak game online yang mengandung kekerasan.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hj. Maesaroh ikut menyoroti maraknya kecanduan anak-anak terhadap game online yang mengandung unsur kekerasan. Ia berpendapat bahwa hal ini dapat berdampak buruk bagi perkembangan mental dan perilaku anak-anak.

“Saya prihatin melihat banyaknya anak-anak yang kecanduan bermain game online, terutama yang memiliki konten kekerasan. Ini bisa mempengaruhi pola pikir dan perilaku mereka di kemudian hari,” ujar Maesaroh.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, game online yang mengandung unsur kekerasan dapat menimbulkan persepsi yang salah di benak anak-anak. Mereka bisa menjadi terbiasa dengan tindakan agresif dan kurang memiliki rasa empati terhadap orang lain.

Wakil rakyat yang duduk di Komisi D ini juga berharap, adanya peran orang tua dalam memberikan mengawasi dan membatasi penggunaan gadget oleh anak-anak. Menurutnya, pola asuh yang diterapkan orang tua di rumah ikut berperan dalam pembentukan karakter anak. Maesaroh juga mengaku mendukung jika Kemenkominfo melakukan pemblokiran game online tersebut dengan tujuan menjaga kesehatan mental anak sekaligus menciptakan generasi yang berkarakter.

Lebih lanjut, Maesaroh mengajak kepada semua pihak, untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anak dari game online yang mengandung unsur kekerasan, guna mendukung upaya penyelamatan anak-anak agar tidak terkena hal-hal yang berbau negatif sehingga ke depan, anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang memiliki karakter dengan budi pekerti apik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version