PATI – Kilasfakta.com, Komitmen untuk menjaga Kabupaten Pati tetap aman dan kondusif kembali disuarakan sejumlah elemen masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan doa bersama lintas tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga bantuan hukum (LBH), serta berbagai kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi TOMAS Pati.

Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Simpang Lima Pati, Jumat (21/8/2026) malam, tersebut diisi dengan doa bersama dan penyalaan ribuan lilin. Suasana khidmat menjadi bagian dari kegiatan yang sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat di Kabupaten Pati.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, turut menghadiri kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan lintas elemen seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan kesepahaman di tengah masyarakat.

Menurut Eko, perbedaan latar belakang organisasi maupun kelompok seharusnya tidak menjadi penghalang untuk membangun daerah. Sebaliknya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan dan keharmonisan Pati.

“Kami menegaskan bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Pati termasuk kami pengurus dan anggota pemuda siap bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Eko.

Ketua Ormas Pemuda Pancasila tersebut menambahkan, kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok. Menurutnya, setiap elemen memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana yang sejuk serta mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.

“Kita boleh berbeda organisasi, tetapi kita memiliki rumah yang sama, yaitu Kabupaten Pati. Karena itu mari kita jaga bersama. Jangan sampai kepentingan kelompok mengalahkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Eko berharap kesepakatan yang muncul dalam doa bersama tersebut tidak berhenti sebagai pernyataan, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga komunikasi, mengedepankan dialog, serta bersama-sama mempertahankan Pati sebagai daerah yang aman, damai, dan harmonis. (Red)