PATI – Kilasfakta.com, Upaya meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Pati mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Pati. Festival Literasi yang digelar untuk pertama kalinya di Pati menjadi salah satu sarana untuk mendorong pelajar kembali menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Festival tersebut berlangsung di GOR Pesantenan Pati, Rabu (19/8/2026), dan diikuti ribuan pelajar mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Harischandra, menilai kegiatan tersebut relevan dengan kondisi generasi muda yang menghadapi derasnya arus informasi digital.

Menurut Danu, perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan dalam memperoleh informasi. Namun, di sisi lain, anak-anak perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi agar tidak mudah menerima informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Ia juga menilai kebiasaan membaca perlu terus ditumbuhkan. Festival Literasi dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kembali aktivitas membaca dengan pendekatan yang lebih menarik.

“DPRD Kabupaten Pati mengapresiasi kegiatan ini karena dapat menambah relasi dan wawasan bagi masyarakat Kabupaten Pati. Terutama anak-anak sekarang yang cenderung mulai malas membaca, sehingga adanya pekan literasi ini diharapkan bisa meningkatkan minat baca,” kata Danu.

Selain membaca, festival tersebut menyediakan berbagai perlombaan yang memungkinkan pelajar menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka. Dengan demikian, kegiatan literasi tidak hanya berorientasi pada buku, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta.

Danu mengatakan kemampuan literasi harus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Anak-anak perlu mampu memahami isi informasi, mengolahnya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut benar dan layak dipercaya.

Menurutnya, kemampuan berpikir kritis sangat penting agar generasi muda tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi yang keliru.

Karena itu, Danu berharap kegiatan Festival Literasi dapat menjadi agenda yang terus dilaksanakan. Semakin menarik kegiatan yang diselenggarakan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik mengikuti gerakan literasi.

DPRD Kabupaten Pati juga mendorong gerakan gemar membaca terus digaungkan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Budaya membaca diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi untuk membentuk generasi yang memiliki wawasan luas, kreatif, serta mampu menghadapi perkembangan teknologi dan informasi. (ADV)

Exit mobile version