PATI – Kilasfakta.com, Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai perlu mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Pati. Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Karmijan, mendorong adanya dukungan yang lebih konkret agar pelaku UMKM tidak hanya mampu mempertahankan usaha, tetapi juga berkembang dan naik kelas.
Menurut Karmijan, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Ketahanan sektor tersebut juga terlihat ketika menghadapi situasi sulit, termasuk saat pandemi.
“UMKM adalah yang paling bertahan dalam situasi apa pun, contohnya saat masa pandemi kemarin, yang paling bertahan adalah UMKM,” ujar Karmijan.
Karena memiliki daya tahan yang kuat, ia menilai pemerintah perlu memperkuat berbagai program yang menyentuh kebutuhan langsung pelaku usaha. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah akses terhadap permodalan.
Kemudahan mendapatkan modal dinilai penting agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan usaha, hingga memperluas jangkauan pasar. Tanpa dukungan modal yang memadai, pelaku usaha akan lebih sulit melakukan pengembangan secara berkelanjutan.
Selain permodalan, Karmijan menyoroti pentingnya kemampuan pemasaran melalui platform digital. Perubahan perilaku konsumen membuat pemasaran secara online semakin dibutuhkan agar produk UMKM Pati dapat dikenal konsumen di luar wilayah.
Namun, ia mengakui tidak semua pelaku UMKM memiliki kemampuan yang sama dalam memanfaatkan teknologi. Khususnya pelaku usaha yang sudah berusia lanjut, penggunaan platform digital masih menjadi tantangan.
Karena itu, Pemkab Pati melalui organisasi perangkat daerah terkait didorong memperbanyak pelatihan sekaligus pendampingan digital marketing. Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian materi dasar, tetapi benar-benar membantu pelaku usaha menjalankan pemasaran secara online.
Untuk pelaku UMKM lanjut usia, Karmijan menyarankan agar keluarga maupun pegawai dilibatkan.
“Setidaknya para pelaku UMKM yang sudah lanjut masih bisa ada solusi, entah dibantu anaknya, atau pegawainya untuk mengelola marketing online,” katanya.
Ia berharap sinergi pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha mampu memperkuat UMKM Pati agar semakin kompetitif dan mampu membuka peluang ekonomi baru. (ADV)

