PATI – Kilasfakta.com, Keberadaan mahasiswa yang melakukan kegiatan wajib kampus yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN), belakangan menjadi sorotan warganet. Sebab, keberadaan mahasiswa KKN di pedesaan justru tidak membawa dampak positif sebagaimana yang selama ini digembar-gemborkan. Masyarakat (warganet-red) memberikan penilaian yang kurang tepat sasaran.
Cuitan inipun tak luput dari sorotan dari anggota Komisi D DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Pati, Hj. Muntamah, MM, M.Pd. Politisi dari Pati utara ini mengatakan, para mahasiswa yang sedang menjalankan kegiatan KKN harus menjalankan tugasnya dengan maksimal dan tentunya berorientasi pada hasil yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Harapan kami, kegiatan KKN dari para mahasiswa itu bisa bermanfaat pada masyarakat yang ditempati kuliah kerja nyata (KKN) itu,” ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dalam menjalankan program KKN, lanjut Muntamah, mahasiswa bisa berbagi informasi kepada masyarakat dengan tujuan dapat membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang terjadi di desa. Tak hanya itu, sambung Muntamah, mahasiswa KKN IPB diharapkan juga dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada warga sekitar.
“Selain itu, para mahasiswa yang menjalankan KKN itu juga harus bisa memberikan edukasi dan memberikan motivasi terhadap hal-hal yang positif pada masyarakat,” jelas Muntamah.
Lebih lanjut, Muntamah berpesan, meskipun tidak memberikan solusi atas permasalahan di masyarakat. Setidaknya politisi asal Dukuhseti ini meminta kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga etika dan sopan santun di setiap menjalankan program KKN. (Adv)

