PATI – Kilasfakta.com, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, M. Nur Sukarno mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) yang menggelar pasar murah.
Menurutnya, upaya dari Pemkab Pati untuk membantu masyarakat terkiat melambungnya harga bahan pokok menjelang Ramadhan. “Kegiatan pasar murah pada hari ini di Alun-Alun Kembang Joyo diharapkan bisa mereda mahalnya harga bahan pokok di Kabupaten Pati,” ucapnya melalui pesan singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santoso mengatakan, dalam acara tersebut setidaknya ada tiga ribu paket sembako yang disediakan kepada masyarakat Kabupaten Pati. “Kami dari disdagperin Pati telah menyediakan paket sembako sebanyak 3000 paket,” katanya.
Hadi menyebutkan, dalam paket sembako itu berisi neras 2,5 kilogram, hula 1 kilogram dan minyak goreng sebanyak satu liter dengan harga setiap satu paketnya Rp 50.000. “Tentunya harga sekian dibawah harga di pasaran, sehingga warga sekitaran Pati menyerbu sampai rela antri panjang untuk mendapatkan paket mura tersebut,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hadi menjelaskan terselenggaranya pasar murah tersebut tentunya sebagai langkah mencegah terjadinya inflasi di Kabupaten Pati. Ditambah lagi untuk meningkatkan daya beli masyarakat. “Pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi, harga-harga, dan juga meningkatkan daya beli masyarakat,” tandasnya.
Adapun syarat untuk bisa mendapatkan sembako murah tersebut, pihaknya menegaskan tidak ada syarat apapun, pasalnya pasar murah ini berlaku untuk masyarakat umum. “Tidak ada sudah kami umumkan tadi lewat camat untuk segera diinformasikan kepada warga sekitar, untuk masyarakat umum,” tutupnya. (Adv)

