PATI – Kilasfakta.com, – Melihat intensitas hujan yang sudah mulai turun, tanda-tanda musim penghujan akan segera tiba. Terkait dengan kondisi ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Narso meminta agar kebaradaan Penyuluh Pertanian di setiap kecamatan bida diberdayakan lebih maksimal.
“Maksudnya, para penyuluh ini bisa membantu para petani atau kelompok tani yang sering mengalami permasalahan saat mulai tanam. Misalnya tentang pola tanam, kemudian kelangkaan pupuk atau harga pupuk yang mahal, rendahnya harga jual pasca panen, hingga permasalahan lain yang mengganggu proses tanam sampai panen,” ujar Narso.
Menurut Narso, permasalahan yang dihadapi para petani ini sangat komplek. “Apalagi ini baru saja mengalami musimkemarau panjang, bahkan ada yang mengalami kekringan, sehingga persoalan para petani akan semakin bertambah,” bebernya.
Wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, ancaman yang dihadapi petani di Pati nanti pada saat musim penghujan adalah ancaman adanya musibah banjir dan juga hama-hama yang merugikan petani. “Oleh karena itu, kami meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pertanian dan Peternakan atau Dispertan untuk bisa melakukan penyuluhan secara rutin kepada para kelompok tani,” harapnya.
Lebih lanjut, politisi dari ilayah Kecamatan Juwana ini berharap, keberadaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang ada di tiap-tiap kecamatan dapat dioptimalkan untuk lebih sering memberikan pendampingan atau penyuluhan-penyuluhan melalui kelompok tani, sehingga, membuat para petani yang kurang memiliki pengetahuan bisa semakin mengerti tentang cara menggarap lahan yang benar.
“Ini kan kebetulan sudah mau masuk musim penghujan. harapan kami, para penyuluh ini bisa dipersiapkan sehingga nantinya bisa benar-benar memberikan pendampingan para petani atau kelompok tani di desa-desa melalui BPP di tiap kecamatan,” pungkasnya. (Adv)

