PATI – Kilasfakta.com, Sektor pertanian di Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan. DPRD Kabupaten Pati mendorong pemerintah agar memberikan perhatian lebih serius terhadap sektor yang dinilai sebagai penopang utama ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menegaskan bahwa pertanian memiliki peran vital, khususnya bagi masyarakat di daerah agraris seperti Pati. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah dinilai sangat mendesak.
“Sektor pertanian ini merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat, terutama di Kabupaten Pati. Maka perhatian lebih dari pemerintah perlu dilakukan,” ujarnya.
Menurut Yeti, perhatian tersebut tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dukungan anggaran yang memadai. Ia menilai, peningkatan alokasi dana akan sangat membantu petani dalam mengakses teknologi dan fasilitas yang lebih baik.
“Kami mendorong pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran bagi sektor pertanian, agar petani dapat memperoleh fasilitas dan teknologi yang memadai,” tambahnya.
Kader Partai Gerindra ini juga menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi petani, mulai dari kelangkaan pupuk, mahalnya biaya produksi, hingga infrastruktur irigasi yang belum optimal. Selain itu, faktor cuaca, serangan hama, dan fluktuasi harga hasil panen turut memperburuk kondisi petani.
Politisi muda dari Juwana ini menegaskan bahwa pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Perbaikan infrastruktur, seperti irigasi dan jalan pertanian, menjadi salah satu prioritas yang harus diperhatikan.
“Kami ingin pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki infrastruktur yang ada, agar hasil pertanian bisa lebih mudah dipasarkan,” tegasnya.
Dengan langkah yang tepat, ia berharap sektor pertanian di Pati dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan. (Adv)

