PATI – Kilasfakta.com, – Penggunaan rumput sintetis di lapangan Stadion Joyokusumo mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Pati, Didin Syafruddin. Dirinya mengatakan bahwa penggunaan rumput palsu ini memerlukan biaya dan perawatan yang sangat mahal. Disamping mudah rusak.
Pemerintah Kabupaten Pati pun diharapkan dapat senantiasa menjaga kualitas rumput ini. Mengingat Pati akan menjadi salah tuan rumah dalam pagelaran Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah atau Porprov 2023.
Selaku badan legislatif, pihaknya selaku komisi D juga siap mendukung termasuk dalam hal penganggaran. Didin juga tak memungkiri, sebagai tuan rumah memang memerlukan biaya yang sangat besar.
“Kalau kita jadi tuan rumah kita harus bersiap. Perawatan itu memang tidak bisa kita hindari. Jadi harus menerima konsekuensi itu dalam hal perawatan. Kalau kita pemerintah (DPRD) harus bisa memberikan anggaran,” ucapnya.
Selain akan digunakan dalam pembukaan Porprov dan juga dijadikan venue dari cabang olahraga (cabor) atletik saat Porprov nantinya. Stadion kebanggaan orang Pati ini juga harus bersiap menjadi tuan rumah dari tim Persipa Pati dalam mengarungi Liga 2 Nasional musim 2023/2024.
Sehingga, politisi dari Partai Nasdem ini berharap, kualitas rumput stadion masih sama baiknya ketika Porprov selesai diadakan.
“Kerusakan juga harus bisa diminimalisir dengan melakukan penataan venue untuk penonton. Memang bisa terjadi kerusakan, tapi itu bisa diminimalisir dengan perencanaan yang matang. Kalau beli rumput mahal tidak boleh dipakai mau untuk apa,” tutup wakil rakyat dari Kecamatan Trangkil ini.
Tentunya, Didin mendorong supaya pemerintah tidak hanya fokus pada satu venue saja. Mengingat akan ada beberapa cabor yang akan dipertandingkan di Pati, Didin meminta agar semuanya siap, termasuk Waduk Seloromo untuk cabor dayung. Ataupun Hall Senam yang saat ini sudah siap 60%. (adv)

