Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni KurniantoKetua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto

PATI – Kilasfakta.com, Upaya Pemerintah Kabupaten Pati dalam menata kawasan Alun-alun Kembangjoyo sebagai sentra kuliner dan pusat kegiatan UMKM dinilai belum memberikan hasil maksimal. Meski berbagai program telah dijalankan, aktivitas jual beli di kawasan tersebut masih jauh dari harapan.

Kondisi itu menjadi perhatian Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Saat mengunjungi Alun-alun Kembangjoyo beberapa waktu lalu, ia mengaku terkejut karena hanya menemukan satu warung makan yang masih beroperasi di tengah kawasan yang sebelumnya diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Joni, situasi tersebut sangat memprihatinkan mengingat pemerintah telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Alun-alun Simpang Lima yang kini ditetapkan sebagai zona merah.

“Kemarin saya makan siang di Alun-alun Kembangjoyo dan hanya ada satu warung makan yang buka, betul-betul kasihan. Apalagi ini dibiayai Pemkab mahal tapi sepi. Makanya ayo kita bantu kita ramaikan warung-warung kecil UMKM,” kata Joni.

Dari hasil dialog dengan para pedagang, Joni menemukan sejumlah persoalan yang diduga menjadi penyebab rendahnya kunjungan masyarakat. Di antaranya minim penerangan, penataan ruang terbuka yang kurang optimal, serta masih adanya pedagang yang kembali berjualan di kawasan terlarang atau zona merah.

Menurutnya, program pasar mingguan yang digelar secara berkala memang mampu menarik pengunjung dalam waktu tertentu. Namun, kegiatan tersebut belum mampu menciptakan keramaian yang berkelanjutan setiap hari sebagaimana yang diharapkan para pelaku usaha.

Karena itu, DPRD Kabupaten Pati mendorong pembentukan satuan tugas khusus yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah untuk fokus menangani pengembangan kawasan Kembangjoyo.

Joni menilai kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar berbagai persoalan yang selama ini menghambat perkembangan kawasan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Makanya nanti harus ada satgas khusus dari Disperindag, Dishub, dan DPUTR untuk mengawal jangan didiamkan,” tegasnya.

Dengan adanya tim khusus, DPRD Kabupaten Pati berharap kawasan Alun-alun Kembangjoyo dapat berkembang menjadi pusat kuliner dan UMKM yang benar-benar hidup, sehingga mampu meningkatkan pendapatan para pedagang sekaligus menjadi ruang publik yang menarik bagi masyarakat. (Adv)

Exit mobile version