
SEMARANG – Kilasfakta.com, Forum Majelis Taklim Dan Ibu Nyai Kota Semarang menyelenggarakan pengajian rutin Selapanan yang berlangsung di halaman eks wonderia jalan Sriwijaya Kota Semarang, Minggu (14/1/2023)
Pengajian dihadiri 200 jamaah ibu ibu Majelis Taklim Bu Nyai dengan menghadirkan Ustad Ahmad Arifin, SH dari Mijen Kota Semarang. selain itu juga dihadiri Caleg DPRD Prov Jateng Dapil 1 Kota Semarang dari Partai Golkar, Hj Rugayawati, M.Sos, M.Kes.
Sebelum acara dimulai diisi sholawatan dengan diiringan musik rebana/Hadroh yang dibawakan para santri Ar Rowosari Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang dilanjutkan pembacaan ayat suci Alqur’an surat Al Hujarat ayat 11-14
Ustad Ahmad Arifin SH dalam tausiyahnya menuturkan” orang yang berada disamping kita atau disekitar saudara kita ini adalah orang yang paling berhak untuk kita muliakan.

Ketika ada ora berbuat ikhlas memberi sesuatu kepada kita jangan di cacat. kalau sampai mencacat pemberian seseorang atau orang lain maka Allah akan mendepankan malaikat,” ucapnya.
Ketika seseorang sudah mengeluarkan sodaqoh jangan sekali-kali mengungkitnya karena itu hukumnya najis dan haram, jadi ketika kita memberi atau diberi harus punya tata caranya,” ujar Ustad Arifin
Kalau senang sodaqoh ataupun silaturahmi tinggal menjemput rejekinya. Yang namanya rejeki takdir Allah yang namanya takdir ikhtiar,” terangnya
Menurut Arifin takdir ada dua yaitu takdir mutlak dan kedua takdir ikhtiar. Islam menerangkan wajib hukumnya kaum laki laki maupun perempuan wajib menuntut ilmu. Ilmu merupakan pondasinya untuk berinajah.
Ustad Arifin dalam tausyiahnya juga menyampaikan sunah wudlu dan rukun wudlu yang jumlahnya ada enam.
Sementara itu Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil 1 Kota Semarang, Hj. Rugayawati M.Sos, M.Kes mengatakan Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk bermunajat bersama Majelis Taklim sejumlah 200 yang yang belum pernah saya kenal, dan saya senang sekali bisa bersilaturahmi bukan karena saya nyaleg,” ucapnya
Lepas dari nyaleg atau tidak saya senang bersilaturahmi dan senang mengikuti pengajian-pengajian sambil ikut dilibatkan dalam mengisi pengajian dan tidak pernah berpikir terkait honor, Karena saya ingin mengamalkan ilmu yang sudah saya pelajari seperti yang di ucapkan ustad Arifin terkait talabul ilmu yang sudah saya pelajari,” ujar Rugayawati
Mencari ilmu adalah ibadah dan menyampaikannya itu adalah suatu kewajiban. wajib mencari ilmu dan menyampaikan kepada masyarakat atau kepada jamaah,” pungkasnya
(poerbled’eks)
