Ali Badrudin Ketua DPRD Kab PatiAli Badrudin Ketua DPRD Kab Pati

PATI – Kilasfakta.com, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin berharap impor beras yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia bisa menstabilkan kembali harga beras di pasaran.

Sebagaimana diketahui, harga beras di pasar saat ini tembus Rp 15 hingga Rp 17 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga ini dilatarbelakangi kelangkaan stok beras yang diperuntukkan untuk bantuan sosial atau bansos. “Kemarin ada berita pemerintah impor beras dari luar negeri, yang mana hal ini adalah Vietnam dan Thailand. Tujuannya kan memang supaya harga beras kembali normal,” ucapnya.

Hanya saja, menurut Ali impor beras ini akan mendatangkan efek domino di masyarakat. Pasalnya, selain harga beras akan kembali normal. Impor beras ini juga akan berpengaruh terhadap menurunnya harga gabah di petani.

Menurutnya, dengan adanya impor beras ini secara otomatis akan membuat stok beras di pasaran semakin banyak, sehingga membuat harga menjadi turun. Jika harga beras murah, Ali khawatir para petani di Kabupaten Pati tidak bisa menikmati tingginya harga gabah.

“Ketika petani kita panen, pemerintah justru mendatangkan beras dari luar supaya harganya murah. Kalau murah kan harga gabah juga ikut turun, petani tidak bisa menikmati tingginya harga beras,” paparnya.

Untuk itu, Ali berharap agar pemerintah bisa lebih bijak dalam mengambil kebijakan. Jangan sampai, harga beras yang saat ini masih tinggi tidak bisa dirasakan dampaknya oleh petani yang sedang panen raya.

Politikus dari PDIP ini juga berharap antara harga beras di pasar dan harga gabah di petani tetap stabil. Artinya, masyarakat mampu membeli beras dengan harga terjangkau. Disisi lain petani bisa menjual gabah dengan harga yang menguntungkan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version