PATI – Kilasfakta.com, Ir. HM. Nur Sukarno, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali menyoroti proyek pembangunan jembatan Juwana. Pasalnya, dampak dari pembangunan jembatan tersebut, memgakibatkan kemacetan yang luar biasa.
“Dan ini sudah berjalan selama berbulan-bulan. Dampak dari pembangunan ini adalah kemacetan, yang selama ini dikeluhkan masyarakat sekitar, terutama para pengguna jalur tersebut,” ujar Sukarno, sing tadi kepada Kilasfakta.com.
Menurut Sukarno, proses pembanguna jembatan yang menghubungkan jalur Jawa tengah ke Jawa Timur ini baru mencapai sekitar 57%. “Sudah sekitar delapan bulan, proses pembangunan jembatan tersebut, dan saat ini baru separoh lebih sedikit,” sambungnya.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) dari dapil III ini meminta, proses pembangunan dapat dipercepat, sehingga sebelum lebaran idul fitri nanti, jembatan sudah bisa dilewati.
“Harapan kami, termasuk masyarakat, pembangunan jembatan ini dapat dipercapat, sehingga sebelum lebaran idul fitri jembatan sungai Juwana sudah jadi dan jalur yang biasanya macet, dapat lancar kembali,” lanjut Sukarno.
Lebih lanjut, Sukarno menjelaskan, bahwa dampak dari pembangunan jembatan ini sangat komplek. Selain kemacetan, lalu lintas yang dialihkan ke jalur alternative, akan memperparah kerusakan jalan tersebut.
“Oleh karena itu, semoga pembangunan dapat segera selesai atau dipercepat, tapi harus tetap menjaga kualitas,” pungkasnya.
Pewarta: Purwoko

