Tim Kilasfakta.com saat wawancara dengan Sudarma di Masjid komplek alun-alun Juwana

PATI – Kilasfakta.com, Seorang lelaki tua, tampak duduk menyendiri di sudut Masjid komplek alun-alun Juwana. Raut mukanya kurang ceria. Namun ketika kami dekati dan tawari sebatang rokok, senyum itu tampak menghiasi wajahnya. Lelaki itu mengaku bernama Sudarma, asal RT 12 RW 01, Tanjung Priok, Jakarta. “Mau ke Tuban, ingin ketemu teman,” ujarnya kepada Kilasfakta.com, sambil mengepulkan asap rokok dari ujung bibirnya, Minggu siang.

Lelaki berusia 57 tahun itu rela mengayuh sepeda hingga ratusan kilometer hanya ingin bertemu dengan temannya bernama Agus di Tuban, Jawa Timur. “Bawa uang seratus ribu, tapi sudah habis di perjalanan,” lanjutnya.

Untuk kebutuhan makan, Sudarman hanya makan mana kala ada orang yang berderma kepadanya. “Ya ga tahu, kalau ada yang ngasih, diterima, kalau ga ada yang ngasih ya bagaimana lagi,” jawabnya saat ditanya tentang kebutuhan makan di jalan.

Dia mengaku punya anak satu dan tiga cucu. Sedangkan isteri sudah lama meninggal. Sudarma berangkat ke Tuban sejak dua minggu lalu. Dan hari ini sampai di wilayah Juwana. Dia harus melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur, tanpa bekal. Semoga Sudarma diberikan kelancaran dan keselamatan, serta bisa bertemu dengan temannya yang dituju.

P. Woko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *