UMI LUTFIANA, S.Pd. SD

KEPALA SDN SUMBERAN KECAMATAN JAKEN KABUPATEN PATI

 

Keterbatasan bukan halangan untuk Ciptakan Komunitas Belajar di Sekolah

Komunitas belajar adalah sebuah kelompok atau komunitas yang terdiri dari individu-individu yang saling berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan belajar bersama. Dalam komunitas belajar, anggota-anggota tersebut memiliki minat dan tujuan yang sama dalam mencapai peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mereka.

Komunitas belajar dapat terbentuk di berbagai konteks, seperti di sekolah, universitas, tempat kerja, atau komunitas online. Tujuan utama dari komunitas belajar adalah menciptakan lingkungan yang mendukung pertukaran ide, kolaborasi, dan refleksi bersama untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam.

Komunitas belajar dalam sekolah adalah sekelompok pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu sekolah yang belajar bersama-sama dan berkolaborasi secara rutin dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik (Kemenristek:2022)

Lingkungan yang mendukung pertukaran ide, kolaborasi, dan refleksi bersama merupakan cita cita dari penulis untuk dapat menciptakan lingkungan tersebut. Penulis selaku kepala sekolah di SD Negeri Sumberan Kecamatan Jaken Kabupaten Pati, ingin menciptakan komunitas belajar yang anggotanya saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam mencapai tujuan pembelajaran. SD Negeri Sumberan merupakan sekolah satu-satunya di wilayah desa Sumberan. Mempunyai siswa hanya 29 anak dari kelas I sampai kelas VI. Dengan jumlah siswa tersebut, tentunya anggaran dana BOS yang diperoleh pun sangat terbatas. Ruangan kelaspun hanya 3 kelas. Untuk mensiasatinya ruang kelas  akhirnya disekat. Namun keterbatasan tersebut tidak menjadikan kepala sekolah menyerah dan putus asa.

Sebagai penggerak komunitas belajar, kepala sekolah memiliki tanggung jawab untuk memotivasi, mendorong, dan melibatkan semua anggota sekolah dalam proses pembelajaran. Adapun usaha kepala sekolah sebagai penggerak komunitas belajar yang sudah dilakukan penulis yang pertama adalah dengan memberikan contoh. Sebelum menggerakan orang lain, kepala sekolah harus bergerak dan menjadi teladan yang baik bagi anggota komunitas belajar. Kepala sekolah harus menunjukkan semangat belajar yang tinggi, dedikasi, dan keinginan untuk terus berkembang. Dengan menjadi contoh yang baik, kepala sekolah dapat menginspirasi dan memotivasi guru dan murid untuk mengadopsi sikap yang sama terhadap pembelajaran.

Yang kedua dengan membangun kolaborasi. Sebagai penggerak komunitas belajar, tentunya tidak bisa dilakukan sendiri. Penggerak komunitas belajar harus berkolaborasi dengan sesama anggota komunitas. Selain itu, kepala sekolah juga harus  dapat mendorong dan memfasilitasi kolaborasi di antara anggota komunitas belajar. Kepala sekolah juga dapat mengadakan pertemuan tim, diskusi, atau proyek kolaboratif yang melibatkan guru, staf, dan murid atau masyarakat.

Selanjutnya kepala sekolah harus mengembangkan program dan kegiatan yang mendorong partisipasi dan keterlibatan aktif semua anggota komunitas belajar. Program yang dikembangkan oleh kepala sekolah dan anggota komunitas belajar antara lain sholat berjamaah, bersholawat bersama, sholat dhuha,  dan membaca asmaul husna.  Kepala sekolah juga dapat melibatkan orangtua dan masyarakat dalam program dan kegiatan tersebut. Keterlibatan orangtua dan masyarakat berupa kerjama (MoU) dengan pengelola masjid yang berada di depan sekolah agar siswa dapat menjalankan kegiatan keagamaan di masjid tersebut.

Setelah mengembangkan program dan kegiatan. Kepala sekolah sebagai harus memonitor dan mengevaluasi program dan kegiatan tersebut.  Secara teratur, Kepala sekolah memantau dan mengevaluasi  proses kegiatan maupun pembelajaran di sekolah. Dengan melakukan evaluasi yang berkelanjutan, kepala sekolah dapat mengambil tindakan perbaikan yang tepat.

Dengan melaksanakan peran sebagai penggerak komunitas belajar. Kepala sekolah dapat menciptakan komunitas belajar yang aktif, bersemangat, dan saling mendukung, yang akan memberikan dampak positif pada pencapaian akademik dan perkembangan pribadi semua anggota komunitas belajar.

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version