PATI – Kilasfakta.com, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, angkat bicara terkait keresahan puluhan kepala sekolah SD Negeri dan SMP Negeri yang terancam diturunkan menjadi guru biasa. Politikus dari fraksi PDI Perjuangan itu memastikan DPRD akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui audiensi bersama pihak-pihak terkait.
Ali menegaskan, DPRD Pati terbuka terhadap setiap aspirasi masyarakat, termasuk keluhan para kepala sekolah yang merasa keberatan atas rencana mutasi dan penurunan jabatan tersebut.
“Kami menerima dengan baik kedatangan para kepala sekolah. Apa yang menjadi keresahan mereka tentu akan kami tampung dan kami pelajari bersama komisi terkait,” ujar Ali Badrudin, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, persoalan mutasi dan penataan jabatan di lingkungan pendidikan harus dilakukan secara transparan dan berdasarkan aturan yang berlaku. Ia menilai, apabila benar ada rencana penurunan jabatan terhadap puluhan kepala sekolah, maka harus disertai alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai ada kebijakan yang justru menimbulkan kegelisahan di kalangan tenaga pendidik. Semua harus berdasarkan regulasi, objektif, dan tidak boleh ada unsur like and dislike,” tegasnya.
Ali menyebut DPRD melalui Komisi A dan Komisi D akan memfasilitasi audiensi antara para kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati. Dengan demikian, seluruh pihak dapat menyampaikan penjelasan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Ia juga berharap persoalan ini dapat segera menemukan titik terang dan diselesaikan secara bijaksana demi menjaga kondusivitas dunia pendidikan di Kabupaten Pati.
“Kami ingin suasana tetap kondusif. Jangan sampai persoalan ini mengganggu jalannya pendidikan di sekolah. DPRD akan berupaya menjadi penengah agar ada solusi terbaik bagi semua pihak,” pungkas Ali. (Red)
