, Ng

 

PEKALONGAN — Kilasfakta.com, Senin 17 Agustus 2026, SMK Muhammadiyah Pencongan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, disebut juga Muhapen dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang cukup pesat, baik dari jumlah peserta didik maupun prestasi yang diraih.

Pada tahun 2026, jumlah murid yang masuk dan belajar di SMK Muhammadiyah Pencongan mencapai hampir 500 murid. Peningkatan jumlah peserta didik tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolahan tersebut.

Selain perkembangan jumlah murid, SMK Muhapen juga terus mencatat berbagai prestasi. Salah satunya pada tingkat Jawa Tengah, dengan capaian juara 1 Lomba Cabang Dayung yang diikuti dan kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Sekolah juga memiliki peserta didik yang dinilai berpotensi untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional.

Dalam bidang kegiatan kebangsaan dan cinta tanah air serta patriotisme terhadap NKRI, SMK Muhammadiyah Pencongan turut berpartisipasi dalam kegiatan Paskibra Merah Putih. Setiap tahunnya sebanyak empat siswa menjadi perwakilan Paskibra Tingkat Kecamatan Wiradesa.

Kabupaten Pekalongan
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Pencongan, Andi Abdillah M. Pd. Foto bersama dengan Pengurus dan Paskibra Merah Putih beserta Murid di Halaman SMK Muhammadiyah Pencongan, Kecamatan Wiradesa Kabupaten, Pekalongan Pekalongan

Sementara pada tahun 2026, empat siswa SMK Muhammadiyah Pencongan tgl 15 Agustus 2026 dikukuhkan menjadi Paskibra Tingkat Kecamatan oleh Camat Wiradesa di Aula Kecamatan Wiradesa dan mereka hari ini bertugas setelah melakukan latihan secara intensif bersama perwakilan sekolah lain.

SMK Muhapen juga memiliki empat jurusan/program keahlian, termasuk bidang otomotif, seperti Teknik Body Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor. Di bidang Bisnis Manajemen ada Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta Rekayasa Perangkat Lunak Komputer.

Setiap tahun sekolah mengalami perkembangan rombongan belajar. Pada tahun 2026 tercatat sekitar hampir 200 siswa dalam tujuh kelas, yang berasal dari wilayah Kabupaten Pekalongan maupun Kota Pekalongan dan sekitarnya

Perkembangan sekolah tersebut juga didukung oleh berbagai program peningkatan kualitas pendidikan. SMK Muhammadiyah Pencongan bahkan dinobatkan sebagai Sekolah Unggul Muhammadiyah oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta beberapa tahun lalu.

Bersekolah di Muhapen pembiasan pagi dari sholat Dhuha. Tadarus. BTQ. Tahsin dan Tahfidz. Pembiasaan Kultum setiap murid secara bergilir serta kegiatan Sholat Dhuhur dan Ashar di Masjid sekolah sudah menjadi kewajiban setiap murid. termasuk Sholat Jum’at di Sekolah.

Oplus_131072

Tidak hanya berorientasi pada pendidikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan serta pendidikan umum di dalam negeri, SMK Muhammadiyah Pencongan juga memberikan kesempatan kepada siswanya untuk memperoleh pengalaman dan peluang kerja ke luar negeri. Setiap tahun terdapat siswa yang diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui proses seleksi dan persiapan.

Pada tahun 2026, tercatat enam siswa yang akan diberangkatkan ke negara Jepang menyusul kakak-kakak kelasnya yang sudah lebih dulu berangkat ke Jepang. Sebelum keberangkatan, para siswa menjalani proses tes dan pelatihan, termasuk pelatihan bahasa Jepang dan Budaya negara tersebut sebagai bagian dari persiapan agar mereka dapat beradaptasi dan menjalankan kegiatan dengan baik di negara tujuan.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, SMK Muhammadiyah Pencongan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, prestasi murid, serta membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan untuk bekerja. berwirausaha dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta sesuai bakat dan minat. (Kf)