KLATEN –Kilasfakta.com, Para wisatawan yang ingin berkunjung ke obyek wisata Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kec. Kemalang-Klaten. Obyek Wisata yang lagi booming itu sekarang dilengkapi wahana baru yakni kereta gantung yang melintas sejauh 125 meter dari Dukuh Bringin menuju Dukuh Girpasang.

 

Kepala Desa Tegalmulyo, Sutarno saat ditemui awak media “kilas fakta” memaparkan, pengadaan kereta gantung itu dari Pemdes Tegalmulyo, yang menggunakan anggaran dana desa tahun anggaran 2021, untuk pengelolaannya dari Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis desa Tegalmulyo.

 

“Pengadaaan wahana kereta gantung ini menelan anggaran 130 juta yang diambilkan melalui dana desa Pemerintah Desa Tegalmulyo. Wahana diharapkan bisa menambah daya tarik wisatawan, khususnya dalam pengembangan obyek wisata Girpasang. Obyek wisata Girpasang kian hari kian banyak pengunjungnya. Tidak saja wisatawan lokal, banyak juga tamu dari daerah lain yang datang berkunjung untuk menikmati pemandangan Gunung Merapi dari dekat, sekaligus menikmati kopi di kedai-kedai kopi yang berada di Tegalmulyo,” papar Sutarno.

 

 

Lebih lanjut, Sutarno menambahkan, wisatawan nanti tidak perlu lagi menggunakan gondola untuk mencapai Dukuh Girpasang. Sebab gondola itu sendiri sesungguhnya hanya untuk mengangkut barang. Para wisatawan kini bisa menikmati kereta gantung yang jadwal operasinya akan diatur oleh petugas.

 

“Kereta gantung ini nanti yang mau naik tetap dibatasi. Sebab keselamatan wisatawan menjadi hal penting. Yang mau naik kereta gantung hanya untuk 4 orang saat melintas pulang dan pergi. Jadi kalau antri nanti harus bergantian.

 

Dari waktu ke waktu kunjungan ke wisata Girpasang terus meningkat. Apalagi didukung menjamurnya kedai- kedai kopi dengan viev Merapi sangat eksotik.

Kini wisata Girpasang makin booming. Hari Sabtu dan Minggu menjadi hari favorit bagi para wisatawan. Semilir angin yang sejuk, menikmati seruputan demi seruputan kopi yang nikmat sambil menelanjangi kemolekan Merapi sungguh syahdu, apalagi ditemani orang-orang terkasih”.pungkas Sutarno.( Purwanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *