PATI – Kilasfakta.com, Setelah pelaksanaan Pemilihan Umum pada tanggal 14 Februari 2024 yang lalu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebaran berita palsu atau berita hoax.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi melalui media sosial (medsos) tentu sangat berdampak positif bagi kehidupan masyarakat setiap harinya. Akan tetapi, medsos seringkali disalahgunakan oleh sebagian orang yang tak bertanggungjawab demi kepentingan pribadi. Misalnya dengan menyebarkan berita bohong dengan tujuan untuk memperkeruh keadaan.
Menurut Ali, terdapat sejumlah konten HOAX yang sering muncul selama periode Pemilu. Dia menekankan bahwa konten berita palsu tersebut perlu diwaspadai oleh masyarakat. Dirinya menghimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap informasi yang tidak akurat atau bersifat menyesatkan. Selain itu, ia berharap agar masyarakat tidak langsung percaya pada setiap informasi yang diterima, baik melalui media sosial maupun pesan berantai.
“Harapan kami, masyarakat harus lebih waspada dengan kemungkinan munculnya berita hoax di media sosail. Harus selektif dan jangan langsung percaya sehingga ikut terprovokasi,” ujar Ali.
Wakil rakyat dari Pati selatan ini mendorong agar masyarakat melakukan pemeriksaan, penelitian, dan verifikasi terhadap informasi sebelum menyebarkannya, sehingga keabsahan informasi dapat dipastikan. “Di masa seperti ini banyak konten HOAX yang harus kita waspadai bersama, di himbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita HOAX yang belum teruji kebenaran nya,” sambung ketua dewan.
Mengenai penyebaran konten melalui media sosial yang terkait dengan narasi provokatif, masyarakat jangan mudah untuk melanjutkan berita-berita dari Medsos untuk dishare ke medsos yang lain. (Adv)

