NGAWI – kilasfakta.com, Pemerintah Desa Kayutrejo, Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, menggunakan Dana Desa (DD/ADD) tahun anggaran 2021 untuk membangun Pavingisasi jalan di lingkungan dusun Bulakpande rt 02 rw 01.

Pembangunan infrastruktur Pavingisasi jalan tersebut merupakan program prioritas desa Kayutrejo yang tertuang di APBDes, yang sudah menjadi mufakat bersama.
Pekerjaan pavingisasi jalan lingkungan di dusun Bulakpande adalah hasil dari kerja keras dari tim pelaksana kegiatan (TPK), yang ditunjuk oleh kepala desa Kayutrejo.

Pembangunan jalan lingkungan dengan menggunakan paving block di Dusun Bulakpande RT 02 RW 01. Dengan volume 331 m x 3,00, m x 0,06 m dan 233 m x 2,50 m x 0,06 m dengan besar anggaran Rp. 336.554.500,- (tigaratus tigapuluh enam juta limaratus limapuluh empat ribu limaratus rupiah) bersumber dari dana desa (DD) tahun anggaran 2021.
Kepala desa Kayutrejo Bpk. Mashuri saat di temui di kantornya mengatakan, sesuai hasil rapat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Desa, diputuskan pembangunan jalan desa akan menggunakan paving block. Karena dalam pembangunan jalan desa dengan penggunaan paving block dinilai dapat memperpanjang usia jalan, serta mudah dalam perawatannya.
Beliau menambahkan, untuk tahap pertama difokuskan pada program pavingisasi jalan dan talud, dan mengenai pengerjaannya pemerintah Desa, melibatkan semua unsur terkait, terutama pengawasan dilapangan. Dan dalam pelaksanaan pengerjaanya kita tetap mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui skema padat karya tunai.
“Memang sejak program Dana Desa ini digulirkan, khusus untuk aktivitas yang bersifat fisik, pihak Desa selalu mengajak masyarakat untuk berperan serta”.
Dalam setiap aktivitas masyarakat tidak lepas dari jalan, jadi pembangunan jalan desa atau jalan lingkungan ini menjadi prioritas utama guna mendongkrak perekonomian agar semakin lancar dan harapanya dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat desa kayutrejo, pungkas kades.
Saat di temui awak kilasfakta.com Karyanto selaku TPK desa Kayutrejo menjelaskan, dalam upaya memperlancar proses pengerjaan ini adalah dengan menyiapkan material bahan bangunan yang cukup, jadi pada saat pengerjaan nanti tidak tersendat-sendat dengan alasan material terlambat datangnya. Hal ini telah kami antisipasi selaku tim pelaksana desa, kami juga selalu memonitor kegiatan pengerjaan juga memantau kualitas bangunan, juga mensikapi jika bahan material bangunan akan habis.
“Semangat membangun dari warga dusun Bulak Pande tentu harus diimbangi dengan kesiapan ketersediaan material bahan bangunan, agar target waktu pengerjaan dapat tercapai sesuai rencana.” pungkas Karyanto.
(Agus Cahyono)
